• Terkini
  • Trending

Analisa Debat Banten: Ust. Idrus Romli Dan Wafi Tidak Menyadari, Argumentasi Mereka Mendukung Kiai Imaduddin

10 Juni 2024
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

30 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

17 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Kitab

Analisa Debat Banten: Ust. Idrus Romli Dan Wafi Tidak Menyadari, Argumentasi Mereka Mendukung Kiai Imaduddin

Kang Diens Oleh Kang Diens
10 Juni 2024
Dalam Kitab, Opini, Peristiwa
0
0
BAGIKAN
0
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Oleh: Mohammad Yasin al Branangiy al Liqo’iy

Acara dengan Tajuk:
SILATURROHMI KESULTANAN BANTEN
DAN BEDAH KAJIAN ILMIAH KH. IMADUDDIN
Bertempat di : Komp. Masjid Agung Banten No. 12 Kel. Banten Kasemen Kota Serang Banten
Pada tanggal : 25, 26 dan 27 Agustus 2023

Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan analisis berkaitan dengan statement dan argumentasi Ust. Wafi (bersama Ust. Idrus Romli) seputar debat nasab Banten ;

(1) Ust. Wafi mengatakan : “Untuk membuktikan keSAHan nasab ba alwiy cukup kitab dua abad”

Ust. Wafi mengaku argumentasi yang dia ambil adalah milik Kiai Imad yang diabaikan.

TANGGAPAN PENULIS :

Penjelasan tentang CUKUP 2 ABAD LALU UNTUK MENSHOHEHKAN NASAB BA ALWIY TERTULIS DALAM KITAB NASAB itu ;

a. Ta’bir/’Ibaroh kitab itu tidak mencantumkan “sejak kapan hitungan 2 abad lalu tersebut”. Tapi Ust. Wafi tidak menyadari hal itu.

Dalam kasus nasab palsu ba alwiy, selama 550 tahun (sudah melampaui 2 abad) tertulis di kitab nasab, tapi (yang perlu diingat) DIAWALI DENGAN TIDAK TERTULIS selama 550 tahun.

b. Tertulis 2 abad lalu adalah HANYA SEBAGAI DATA PENDUKUNG, Ust. Wafi sendiri yang mengatakan.

Sebagai data pendukung tentunya harus mengikuti data primer atau sekunder. Kalau data primer dan sekunder tidak ada, maka data pendukung TIDAK ADA GUNANYA. Nama Ubaidillah tidak memiliki data primer dan sekunder, maka data pendukung berupa tertulis 2 abad tidak bisa dijadikan DALIL.

(2) Menurut Ust. Wafi, Kiai Imaduddin mengambil Qo’idah Fiqih terbalik ;
النافي مقدم على المثبت
kata Ust. Wafi : “Di dalam kitab Al Bahrul Muhith (j.6/32) disebutkan ;
النافي هل يلزمه الدليل؟
المثبت للحكم يحتاج للدليل بلا خلاف
Artinya : “dalam hal menafikan, apakah diharuskan ada dalil?
dalam hal menetapkan hukum diharuskan memiliki dalil, tanpa adanya perbedaan pendapat (di antara para ulama)”.

Ust. Wafi (DENGAN TEGAS) mengatakan : “KALAU MENGITSBAT WAJIB ADA DALIL, tidak ada pertentangan di antara ulama”

sampai pada pembacaan Ibaroh :
ولا يجوز نفي الحكم الا بالدليل كما لا يجوز اثباته
Artinya : “Tidak boleh menafikan hukum kecuali menggunakan dalil, sebagaimana tidak boleh menetapkannya (menetapkan hukum)”.

TANGGAPAN PENULIS :

Pernyataan dan argumentasi beserta ibaroh yang dibacakan Ust. Wafi, memperjelas pembatalan nasab ba Alwi oleh Kiai Imad berdasarkan argumentasi tersebut.

Ust. Wafi hanya sibuk menggunakan ibaroh untuk mematahkan argumentasi kiai Imad, padahal argumentasi itulah yang dipakai Kiai Imad untuk membatalkan nasab ba Alwiy.

Tuntutan Ust. Wafi dan kawan-kawannya adalah :

  1. Mana dalil yang dimiliki kiai Imad dalam menafikan nasab?
  2. Mana kitab yang menyatakan bahwa nasab ba alwiy batal pada abad 4, 5, 6, 7 dan 8 h.?

Para pembaca yang dimuliakan Allah SWT.

Nasab Ba Alawi terbukti terputus selama 550 tahun, sampai nama Ubaidillah disebutkan oleh Habib Ali al-Sakran (w.895 H) sebagai anak Ahmad bin Isa. Yaitu, dalam kitabnya al-Burqat al-Musyiqoh (kemudian disebut al-Burqoh).

Dalam kitab itu, Habib ali al-Sakran menyebutkan sebuah kosidah (terdiri dari bait-bait syair) tentang nasab Ubaid bin Ahmad bin Isa sampai ke Nabi Muhammad SAW. Kosidah itu ditulis oleh Syekh Jamaluddin Muhammad bin Muhammad bin Ahmad Gosyir al-Hadrami, ulama yang semasa dengan Habib Ali al-Sakran. Dalam kosidah itu ia memuji kakak (atau adik) dari Habib Ali al-Sakran yang bernama Habib Abdullah bin Abu Bakar (al-Sakran).

Dipahami dari kitab al-Burqoh ini ;

  1. Untuk pertama kali, nama ABAIDILLAH (datuk para habaib) disebut sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW.
  2. Habib Ali al-Sakran lah orang yang pertama yang berkesimpulan bahwa UBAIDILLAH adalah ABDULLAH. Di mana, nama Abdullah ini disebut dalam kitab al-Suluk karya al-Jundi (w. 730 H). Padahal, Abdullah ini bukan orang yang sama dengan Ubaidillah dalam kitab alburqoh.

KH. Imaduddin telah membuktikan (kalau nama ABDULLOH dalam kitab as Suluk, itu bukan UBAIDILLAH dalam kitab al Burqoh al Musyiqoh) dalam artikel beliau yang berjudul “Rangginang dari Banten untuk Hanif Alatas”


Perlu penulis sampaikan bahwa :
UNTUK MENETAPKAN SUATU NASAB HARUSLAH ADA DALIL,
BEGITU JUGA UNTUK MEMBATALKANNYA DIPERLUKAN DALIL.

Itsbat nasab tidak dapat dihasilkan dengan HUSNUDZON.

Apabila ada nasab yang ditemukan (diketahui) PENETAPANNYA TANPA DALIL, maka TEMUAN tersebut dipastikan dapat menjadi DALIL UNTUK MEMBATALKAN NASAB yang terlanjur ditetapkan.

Dalam kasus NASAB PALSU BA ALWIY, telah ditemukan adanya penetapan/Itsbat nasab TANPA ADANYA DALIL oleh Habib Ali bin Abi Bakar asy Syakron dalam kitabnya al Burqoh al Musyiqoh (abad 9 H.). Itu artinya : Itsbat tersebut sama sekali tidak Shoheh.

Lalu di kemudian hari (sejak abad 9, 10, 11, 12, 13, 14 dan 15 H.) para pembaca mendengar adanya SYUHROH WAL ISTIFADLOH (selama 550 tahun syuhroh). Namun sayangnya Syuhroh tersebut tidak dapat dibenarkan, karena syuhroh yang dimaksud terbentuk dari Itsbat yang tidak Shoheh.

Jadi, syuhroh seberapa lamapun, pengakuan dari ulama’ sebanyak apapun (sekalipun sekaliber Muhaddits al Hafidz semua) dan husnudzon seyakin apapun, tapi PONDASI ITSBAT NASABNYA KELIRU dan TIDAK SHOHEH, maka menjadi runtuh seketika (Syuhrohnya). Itulah yang dialami oleh NASAB Ba Alwiy.


Kita kembali ke Ust. Wafi

Secara tidak sadar atau memang dia (yang didampingi Ust. Idrus Romli) tidak memahami situasi jalur nasab ba alwiy, Ust. Wafi menuntut DALIL PEMBATAL kepada lawan debat, padahal Dalil Pembatal tersebut tidak pantas ditanyakan, mengingat itsbatnya tidak benar.
Kalau itsbatnya saja sudah tidak benar, maka otomatis batal dengan sendirinya.

Sama halnya dengan sholat orang yang tidak berwudu’, tanpa datang hal yang membatalkan sholat sekalipun, sholatnya sudah tidak sah.

Ust. Wafi sudah membaca sendiri ibarotnya di atas.

CATATAN :

  1. Debat/diskusi ilmiyah tentang nasab ba alwiy perlu diselenggarakan kembali (semakin banyak diskusi, maka akan cepat menemukan kebenaran)
  2. Debat nasab semestinya di ikuti oleh Robithoh Alawiyah, karena merekalah yang TERTUDUH dan yang MEMPUNYAI KEPENTINGAN.
  3. Pihak Robithoh dengan sengaja menjadikan pengakuan nasab mereka sebagai tanggung jawab publik. Mereka yang selama ini merasa sebagai dzurriyah, kenapa perlu perlindungan dan pembelaan dari orang lain?!.
  4. Apa kiranya kesulitan yang Robithoh miliki?! Kalau memang pengakuan sebagai dzurriyah benar, tentu akan sangat mudah membuktikannya.
  5. Habaib seharusnya tidak takut menghadapi kiai Imad dan kami. Kebenaran itu Obsolut, sangat mudah dijelaskan. Tidak perlu memproduksi framing dan tidak perlu menghindari diskusi ilmiyah.
  6. Menghindarnya Robithoh Alawiyah dari diskusi dan adanya framing-framing pengalihan isu dari Objek UBAIDILLAH, menjadi satu bukti bahwa nasab Habaib ba alwiy memang tidak SHOHEH. Kita bisa menyebutnya BATAL PERMANEN
  7. Bagi siapapun (selain Habaib) tentu berhak memberikan pembelaan, tapi setelah terlaksananya diskusi bersama Robithoh. Para muhibbin bisa mengajukan banding setelah itu. Tapi, biarkan pihak Robithoh sendiri dulu yang bertanggung jawab. Jangan dibolak balik.

Salam Sehat Selalu

Sebelumnya

Negara, Kelola Tambang dan NU

Berikutnya

Pesantren Di Grobogan Adakan Seminar Pemikiran Kiai Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib Ba’Alwi

Berikutnya
Pesantren Di Grobogan Adakan Seminar Pemikiran Kiai Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib Ba’Alwi

Pesantren Di Grobogan Adakan Seminar Pemikiran Kiai Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib Ba'Alwi

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .