Rumail Abbas, membuat gebrakan baru. Kali ini ia bersedia berdusta untuk membela pemalsu nasab Nabi yaitu kaum Ba’alwi. Tidak tanggung-tanggung, kali ini ia memalsukan silsilah Raja Jordan, Abdullah II. Cara ia memalsukan silsilah Raja Jordan adalah dengan mengurut silsilahnya dengan salah lalu ia kritisi kesalahan itu. Di bawah ini potongan susunan silsilah Raja Jordan yang Rumail plesetkan:
- Muhammad al-Tsa’ir
- Abdullah al-Akbar
- Muhammad Tsa’lab
- Abdullah
- Ali Ibn al-Sulamiyyah
- Sulaiman
- Husain
- Isa
- Abdul Karim
- Mutha’in
- Idris
- Qatadah
Lihat potongan susunan silsilah Raja Jordan yang ia pilih, yaitu dari muali Muhammad Atsa’ir sampai Qatadah. Ini adalah susunan silsilah palsu tidak terdapat dalam situs kerajaan Jordan. Rumail mengaku bahwa silsilah itu ia dapatkan dari situs kerajaan. Kerajaan mana, gak tahu.
Di bawah ini saya akan tampilkan piagam asli yang langsung saya dapatkan dari situs Kerajaan Jordan yang di dalamnya terdapat susunan silsilah Raja Jordan, semua orang bisa melihat langsung ke situs kerajaan Jordan yang akan saya bagikan link-nya. Berikut ini piagam silsilah Raja Jordan:

Sertifikat silsilah nasab Raja Jordan Abdullah II itu telah ditandatangani oleh Al-Amir Ghazi bin Muhammad, Al-Amir Ali bin Hayif, Syaikh Ahmad Hulayyil (Imam Hadrah Hasyimiyah) dan Syaikh Abdulkarim Al-Hashowanah (Mufti Kerajaan Jordan). Piagam itu dapat di akses siapapun melalui situs resmi kerajaan Jordan dengan link sebagai berikut:
dalam susunan silsilah itu, nasab Raja Jordan, Abdullah II seperti berikut ini:
- Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
- Fatimah Az-Zahra
- Hasan Al-Mujtaba
- Hasan Al-Mutsanna
- ‘Abdullah Al-Mahdi
- Musa Al-Jun
- ‘Abdullah Ar-Ridha
- Musa Ats-Tsani
- Muhammad Ats-Tsa’ir
- ‘Abdullah al-Akbar
- ‘Ali As-Salami
- Sulaiman
- Husein
- ‘Isa
- ‘Abdul Karim
- Mutha’an
- Idris (Amir Makkah)
- Qatadah (Amir Makkah)
- ‘Ali Al-Akbar
- Hasan Abu Sa’ad (Amir Makkah)
- Muhammad Abu Numai Al-Awwal (Amir Makkah)
- Rumaitsah (Amir Makkah)
- ‘Ajlan (Amir Makkah)
- Hasan (Amir Makkah)
- Barakat Al-Awwal (Amir Makkah)
- Muhammad (Amir Makkah)
- Barakat Ats-Tsani (Amir Makkah)
- Muhammad Abu Numai Ats-Tsani (Amir Makkah)
- Hasan (Amir Makkah)
- ‘Abdullah (Amir Makkah)
- Husein
- ‘Abdullah
- Muhsin
- Syarif ‘Aun Ar-Rafiq (Datuk Asyraf Marga Al-‘Auni)
- ‘Abdul Mu’in
- Muhammad (Amir Makkah)
- ‘Ali (Amir Makkah)
- Syarif Husein (Amir Hijaz)
- Syarif Abdullah Al-Awwal
- Syarif Thalal
- Syarif Husein
- Raja Abdullah II (Raja Jordania)
Adapun potongan silsilah palsu yang ditampilkan Rumail mulai dari nama Muhammad Atsa’ir yang bernomor urut 9 dalam silsilah situs Kerajaan Jordan sampai nama Qatadah. Mari kita lihat lagi susunan silsilah Raja Jordan versi Rumail sebagai berikut:
- Muhammad al-Tsa’ir
- Abdullah al-Akbar
- Muhammad Tsa’lab
- Abdullah
- Ali Ibn al-Sulamiyyah
- Sulaiman
- Husain
- Isa
- Abdul Karim
- Mutha’in
- Idris
- Qatadah
Silsilah versi Rumail ini adalah silsilah palsu yang menyelipkan dua nama orang yang tidak ada dalam susunan silsilah Raja Jordan. Dalam silsilah Rumail itu dari Muhammad Atsa’ir sampai Qatadah ada 12 nama. Padahal dalam data resmi kerajaan seperti dalam piagam yang telah saya sajikan dari Muhammad Atsa’ir sampai Qatadah hanya 10 nama: tidak ada nama Muhammad Tsa’lab dan Abdullah setelah Abdullah Al-Akbar. Perhatikan potongan silsilah asli Raja Jordan mulai Muhammad Atsa’ir sampai Qatadah yang terdapat dalam situs resmi kerajaan Jordan berikut ini:
- Muhammad Ats-Tsa’ir
- ‘Abdullah al-Akbar
- ‘Ali As-Salami
- Sulaiman
- Husein
- ‘Isa
- Abdul Karim
- Mutha’an
- Idris (Amir Makkah)
- Qatadah (Amir Makkah)
Perhatikan! Dalam susunan nasab asli kerajaan Jordan Abdullah al-Akbar mempunyai anak Ali al-Salmi. Tetapi Rumail dengan berdusta membelokan kepada kakaknya yang Bernama Muhammad Tsa’lab, lalu mengatakan dari Muhammad Tsa’lab itulah masalahnya. Waduh, apa gak takut dosa ya.
Saya tidak akan melanjutkan pembahasan tulisan Rumail lainnya. Ketika ia telah terbukti berdusta dalam mengurut susunan silsilah Raja Jordan, tentunya sanggahannya terhadap sililah palsu yang ia ciptakan sendiri akan ngawur. Yang perlu ditanyakan kepada Rumail dari mana susunan silsilah palsu itu ia dapatkan? ia mengaku mendapatkannya dari situs kerajaan. Pertanyaannya: Kerajaan apa? Kerajaan Malwapati? Kalau situs Kerajaan Jordan ini link situsnya saya sajikan ulang, silahkan klik:
kalau yang dimaksud situs kerajaan itu adalah kerajaan Malwapati, tolong minta linknya, agar saya dapat tanyakan langsung kepada Prabu Angling Darma.
Catatan: susunan silsilah Raja Jordania yang terdapat dalam piagam itu sudah saya teliti dan terverifikasi kitab-kitab nasab dan sejarah. Silahkan baca pembahasannya dalam kitab saya: Manahij al-Tajdid, atau dalam artikel saya dalam link berikut:
https://rminubanten.or.id/nasab-keluarga-raja-Jordan-lulus-uji-kitab-nasab-dan-dna
judul artikel itu: Nasab Keluarga Raja Jordan Lulus Uji Kitab Nasab dan DNA. Dalam kitab Manahij al-tajdid saya telah membuat dua contoh perbandingan metode kritik nasab: pertama nasab yang sahih yaitu nasab Kerajaan Jordan dan yang kedua nasab yang palsu yaitu nasab Riziq Syihab Ba’alwi.
Selamat membaca.
Penulis: Imaduddin Utsman Al-Bantani