• Terkini
  • Trending

Silsilah Sunan Gunung Jati Ke Musa Al-Kadzim

11 Oktober 2023
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

30 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

17 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Kisah

Silsilah Sunan Gunung Jati Ke Musa Al-Kadzim

Kang Diens Oleh Kang Diens
11 Oktober 2023
Dalam Kisah, Kitab, Manuskrip, Pustaka, Tokoh, Ulama
0
0
BAGIKAN
1
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Oleh: Imaduddin Utsman al-Bantani

Sunan Gunung Jati lahir di Makkah al-Mukarromah dengan nama Syarif Hidayatullah tahun 1448 Masehi. Ibunya bernama Nyai Rara Santang binti Prabu Siliwangi. Nyai Rara Santang pergi haji ke Makkah bersama kakaknya Pangeran Cakrabuana. Selama tinggal di Makkah ia nyantri di Syaikh Bayanullah, adik Syaikh Datuk Kahfi. Syaikh Datuk Kahfi adalah ulama asal Makkah yang menyebarkan Islam di Cirebon. Nyai Rara Santang dan Kakaknya berguru kepadanya, dan gurunya tersebut yang memerintahkannya untuk segera menunaikan ibadah haji ke Makkah bersama kakaknya, Pangeran Cakrabuana.

Di Makkah, Nyai Rara Santang menikah dengan Syarif Abdullah al-Hasyimi yang kemudian setelah menjadi sultan bergelar Sultan Maulana Mahmud al-Hasyimi. Ia menguasai wilayah Bani Ismail di Mesir dan Bani israil di Palestina. Nyai Rara Santang kemudian mendapat nama baru Syarifah Muda’im dan tinggal di Mesir bersama suami dan anaknya.

Ketika berumur duapuluh tahun, Syarif Hidayatullah pergi ke Makkah dan nyantri di ulama-ulama Makkah. Setelah itu ia pergi ke Nusantara. Ia mampir di Gujarat, lalu ke Kerajaan Samudra Pasai. Di Pasai ia nyantri di Sayyid Maulana Ishak. Dari Pasai ia berlayar menuju Banten. Dari Banten kemudian menuju Surabaya untuk nyantri di Sunan Ampel. Setelah beberapa lama barulah ia diperintahkan menemani pamannya di Cirebon untuk menyebarkan agama Islam. Ia membangun pesantren di daerah Gunung Jati. Kemudian ia dikenal dengan nama Sunan Gunung Jati.

Tiga paragrap di atas, adalah kisah Sunan Gunung Jati yang penulis ambil dari manuskrip Carita Purwaka Caruban Nagari dari mulai pupuh duabelas sampai tujuhbelas. Manuskrip Carita Purawaka Caruban nagari adalah sebah kitab yang ditulis Pangeran Arya Cirebon tahun 1720. Dalam manuskrip tersebut pula tercantum salah satu versi silsilah Sunan Gunung Jati.

SILSILAH SUNAN GUNG JATI

Telah dilaksanakan pertemuan musyawarah keturunan Sunan Gunung Jati di Pesantren Benda Kerep Cirebon Hari Ahad tanggal 30 Juli 2023. Dalam musyawarah itu dibahas tentang silsilah Sunan Gunung Jati. Setelah diskusi dari mulai pagi sampai adzan magrib, ditetapkanlah bahwa Sunan Gunung Jati bersilsilah kepada Nabi Muhammad Saw melalui jalur Sayyid Musa al-Kadzim.

Pertemuan itu dihadiri oleh perwakilan keturunan Sunan Gunung Jati dari Banten dan Cirebon juga para pengurus dari Naqobah Ansab Awliya Tis’ah (NAAT). Selain penulis (H. Imaduddin Utsman al-Bantani), diantara yang hadir adalah: KH. Muayyad (Benda Kerep), KH. Abdurrahman (Benda Kerep), KH. Muhammad (Benda Kerep), KH. Ahmad Hassan (Benda Kerep), Tb. Mogy Nurfadil Satya (Banten), R. Noval Saefullah (Benda Kerep), Farihin (Pustakawan Kanoman), P. Fahri Mertasinga, Gus Alizein (Benda Kerep), KH. Ilzamuddin (Ketua NAAT), KH. Abdul Hannan (NAAT), K. Zabidi (NAAT), Gus Islah (NAAT), P. Panji Yasin (trah Hamengkubuwono), KRT. Fakih Wirahadiningrat (trah Hamengkubowono), H. Erwin (Forsil Walisongo), Tengku Muda Qori (Aceh), dan sebagainya. Peserta yang hadir diperkirakan lebih dari seratus orang.

Ada beberapa peserta yang hadir namun tidak disebutkan karena tidak mengikuti acara musyawarah sampai selesai, baik dari Banten maupun Cirebon, sehingga tidak ikut dalam pengambilan keputusan.

Dalam musyawarah di Benda Kerep tersebut, masing-masing peserta memperlihatkan manuskrip yang dimiliki untuk mendukung pendapatnya. Sebagian mereka menyatakan berdasarkan manuskrip yang dimiliki bahwa silsilah Sunan Gunung Jati adalah melalui Sayyid Musa al-Kadzim. Sebagian lagi, menyatakan versi Ba Alawi melalui Ali al-Uraidi. Setelah diadakan muqobalah antar manuskrip, maka dinyatakan bahwa silsilah Sunan Gunung Jati yang kuat adalah melalui Sayyid Musa al-Kadzim. Sedang versi melalui Ba Alawi adalah lemah. Keputusan itu dibacakan oleh KH. Ahmad Hassan dari Benda Kerep.

Dalam pertemuan itu, karena keterbatasan waktu, belum disusun kronik silsilah Sunan Gunung Jati berdasarkan manuskrip yang ditemukan. Maka penulis dan Tb. Mogy Nurfadil berinisiasi mengumpulkan kembali para keturunan Sunan Gunung Jati untuk menginvertarisir berbagai manuskrip yang waktu musyawarah itu dijadikan bahan referensi. Maka disepakatilah tempat di Bekasi, agar dari Banten dan Cirebon tidak terlalu jauh.

Pada hari Ahad 3 September 2023 diadakan pertemuan di rumah KH. Rohimuddin Nawawi dihadiri oleh: penulis (imaduddin Utsman al-Bantani), KH. Rohimuddin Nawawi (tuan rumah), KH. Ahmad Hasan (Benda Kerep), KH.Tobari Sazili (Banten), Tb. Mogy Nurfadil (Banten), Tb. Imamuddin (Banten), TB. Imam Ibrahim (Banten), Tb. Soleh (Banten), Noval Saefullah (Benda Kerep), Tengku Muda Qori (Aceh), Lutfi Abdul Gani (Banten), Kang Gina (Banten), R. Suprio (Banten), Abdurrahman (Bekasi) dan lain-lain.

Dalam pertemuan itu, penulis memimpin inventarisir manuskrip per-manuskrip, masing-masing menunjukan manuskripnya. Dan terkumpul 7 manuskrip. Satu manuskrip dieliminir karena hanya menceritakan tentang Sunan Giri. Enam lainnya yang menyatakan bahwa Sunan Gunung Jati adalah keturunan Nabi Muhammad Saw melalui jalur Sayyid Musa al-Kadzim. Dari salah satu manuskrip itu ada 6 riwayat yang disebutkan. Jadi seluruh riwayat Musa al-Kadzim menjadi sebelas riwayat. Adapun ke-enam manuskrip itu adalah:

  1. Manuskrip Bangkalan (tahun 1624M)

Manuskrip bangkalan ini selesai ditulis hari kamis 12 Dzulhijjah 1033 H atau 24 September 1624. Didalamnya ada silsilah Sunan Bonang sampai kepada Nabi Muhammad SAW. Sunan Bonang adalah putra dari Sunan Ampel. Sunan Ampel dan Sunan Gunung Jati sama-sama keturunan Seh Jumadil Kubro. Dalam manuskrip Bangkalan ini disebutkan silsilah Sunan Bonang sampai Rasulullah melalui Sayidina Husain. Disebut pula nama-nama yang menunjukan bahwa silsilah ini melalui jalur Sayyid Musa al-kadzim seperti nama Ali al-Naqiy, al-Rido. Sama dengan kebiasaan manuskrip nusantra lainnya, dalam menulis silsilah, manuskrip Bangkalan ini tidak lengkap secara berurut. Tetapi kadang kala di loncat-loncat seperti menyebut anak langsung ke kakek tanpa menyebut ayah.

  1. Manuskrip Tapal Kuda tahun 1650

Manuskrip Tapal Kuda ini menjelaskan tentang silsilah isteri dari Syekh Ibrohim Asmoro melalui Syekh Jumadil Kubro. Dijelaskan bahwa silsilah Syekh Jumadil Kubro adalah dari Zainal Abidin, dari Ja’far Shadiq yang berputra Musa. Terus dilanjut secara tidak tertib silsilah sampai kepada Syaikh Jumadil Kubro dan isteri Syaikh Ibrahim Asmoro. Silsilah dalam manuskrip ini tidak tertib seperti yang seharusnya dikenal dalam kitab-kitab nasab mu’tabaroh. Yang demikian itu kebiasaan manuskrip-manuskrip nusantara dalam menulis silsilah. Kemungkinan besar adanya salah penempatan antara nama dan gelar; terbalik antara nama ayah dan anak-pun sering terjadi. Namun manuskrip ini telah tegas menyebut silsilah Jumadil Kubro kepada Sayyid Musa al-kadzim.

  1. Manuskrp Pamekasan (Tahun 1700 M)

Manuskrip Pamekasan tahun 1700 Masehi ini nampaknya adalah salinan dari manuskrip Tapal Kuda tahun 1650 M. Menjelaskan tentang silsilah isteri dari Syekh Ibrohim Asmoro melalui Syekh Jumadil Kubro. Dijelaskan bahwa silsilah Syekh Jumadil Kubro adalah dari Zainal Abidin, dari Ja’far Shadiq yang berputra Musa.

  1. Manuskrip Syekh Hasan Muhyi (1787 M)

Manuskrip Syekh Hasan Muhyi tahun 1787 M ini menerangkan tentang silsilah Nabi Muhammad Saw dari Nabi Muhammad Saw melalui Sayyid Musa al-Kadzim. Dalam manuskrip itu terjadi distorsi ketika Kadzim disebut sebagai anak dari Musa, padahal al-Kadzim adalah merupakan gelar dari Musa. Juga terjadi distorsi ketika menyebut nama Muhammad Mubarak, seharusnya Muhammad al-Baqir. Namun dengan itu semua, manuskrip ini mtegas menyebut silsilah Sunan Gunung Jati. Walau nama Sunan Gunung Jati tidak disebut lengkap, hanya ditulis Kangjeng Sunan, tetapi dapat diketahui bahwa yang dimaksud itu adalah Sunan Gunung Jati Karena ada nama Ratu bani Israil dan raja Mesir. Dimana dapat dikonfirmasi dari sumber lain bahwa silsilah Sunan Gunung Jati ke atas ada dua nama tersebut.

  1. Asal-Usul Kesultanan Cirebon (1809 M)

Dalam manuskrip ini disebutkan silsilah Sunan Gunung Jati melalui Musa al-Kadzim. Dalam manuskrip ini disebutkan nama Sunan Gunung Jati sebagai Kangjeng Sinuhun Carbon.

  1. Tinjauan Kritis Sajarah Banten (1913 M)

Tinjauan Kritis Sejarah Banten, adalah buku yang berasal dari desertasi Prof. Husein Djayadiningrat. Dalam buku ini disebutkan enam versi silsilah Sunan Gunug Jati yang diambil dari sumber-sumber tua diantaranya: Daftar Raja-raja banten dari Priangan, Sejarah Banten Rante-Rante, Abdulkahar, Sejarah Para Wali (Jawa), Sejarah Para Wali (Sunda) dan Wawacan Sunan Gunung Jati. Dari enam versi itu lima menyebut Jumadil Kubro, dan satu tidak. Menariknya, yang tidak menyebut Jumadil Kubro justru menyebut nama Musa al-kadzim. Namun dari enam versi itu terkonfirmasi semuanya melalui jalur Musa al-Kadzim, karena dalam manuskrip tertua tahun 1624 yaitu manuskrip Bangkalan, dan manuskrip tapal kuda tahun 1650 yang telah disebutkan di atas, Jumadil Kubro adalah keturunan Musa al-kadzim.

Enam manuskrip di atas, sangat kuat menunjukan bahwa Sunan Gunung Jati merupakan keturunan Nabi Muhammad Saw dari jalur Musa al-kadzim. Sedangkan silsilah Nabi Muhammad Saw melalui jalur Ba Alawi terdapat dalam manuskrip Negara Kertabumi yang ditemukan tahun 1970. Manuskrip itu berangka penulisan tahun 1698 M, tetapi para ahli filologi meragukannya. Para ahli memperkirakan bahwa naskah ini palsu dan ditulis baru pada tahun 1960 M. Kertas manuskrip ini diolah sedemikian rupa sehingga nampak tua, namun ketika disentuh dengan jari berludah dan ditekan, warna ketuaannya luntur dan kertas ini ternyata ditulis di atas kertas manila, yaitu kertas yang hari ini diproduksi.

Manuskrip kedua yang mengkesankan bahwa silsilah Sunan Gunung Jati ke Ba Alawi adalah manuskrip Carita Purwaka Caruban Nagari. Naskah ini ditulis tahun 1720 M. Dalam naskah itu terdapat silsilah Sunan Gunung Jati melalui Ja’far al-Shadiq. Dari Ja’far al-Shadiq ke bawah ada yang aneh, yaitu ketika disebut anak Ja’far adalah Kasim al-Malik, atau ada yang membaca Kasim al-Manik. Nama ini jelas bukan Ali al-Uraidi bin Ja’far Shadiq sebagaimana silsilah Ba Alawi diakui keluarga Ba Alawi. Nama Kasim al-Malik, lebih dekat ke Musa al-Kadzim bin Ja’far al-Shadiq. Namun, di bawah nama Kasim al-Malik ada dua nama yang tidak masuk daftar lazimnya silsilah Musa al-Kadzim juga tidak masuk lazimnya silsilah Ba Alawi yaitu: Idris dan Al-Bakir. Selanjutnya ada nama Ahmad sebagai anak al-Bakir dan Ahmad mempunyai anak Baidillah. Dua nama ini memang mirip sebagaimana pengakuan Ba Alawi bahwa Ubaidillah anak Ahmad. Kemudian Baidillah mempunyai anak Muhammad. Ini tidak sama dengan silsilah Ba Alawi di mana Ubaidillah mempunyai anak bernama Alawi. Justru nama Alwi kemudian disebut setelah Muhammad.

Dari sini, Naskah Carita ini tidak bisa dijadikan dalil bahwa Sunan Gunung jati keturunan Ba Alawi, karena dalam naskah ini disebut nama Kasim al-Malik yang lebih mirip dengan nama Musa al-Kadzim daripada Ali al-Uraidi. Bahkan tokoh nasab kalangan Ba Alawi-pun, seperti Alidin Assegaf, menolak nasab Sunan Gunung Jati dan Wali Songo lainnya, dan menganggapnya sebagai nasab yang hanya ditulis sejarawan, bukan ahli nasab.

Dari semua penjelasan itu, kekuatan silsilah Sunan Gunung Jati melalui jalur Musa al-Kadzim diperkuat oleh sebelas riwayat silsilah mulai dari tahun 1624-1913 M. sementara versi Ba Alawi ditulis dalam dua naskah bermasalah: yang pertama dianggap palsu oleh para pakar sejarah; yang kedua naskah yang ambigu antara ke Musa al-Kadzim dan Ba Alawi. Jika dihitung, maka perbandingannya adalah sebelas setengah riwayat melawan hanya setengah riwayat saja. Dilihat dari sisi umur manuskrip, manuskrip versi Musa al-Kadzim lebih tua dari Versi ambigu sekalipun. Manuskrip itu sekarang salinannya ada di penulis. Jika suatu hari dibutuhkan manuskrip itu dapat ditampilkan.

Editor: Didin Syahbudin

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan Rasulullahmakammakam palsuManuskripmusa al-kadzimNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningratsunan gunung jatisyarif hidayatullahtest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahUlamautsman bin yahya
Sebelumnya

Iron Dome Israel Runtuh, Ba Alawi Indonesia Menghitung Hari

Berikutnya

Ba ‘Alawi Dan Kebo Kiai Slamet

Berikutnya

Ba 'Alawi Dan Kebo Kiai Slamet

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .