• Terkini
  • Trending

Ba ‘Alawi Dan Kebo Kiai Slamet

12 Oktober 2023
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

30 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

17 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Berita

Ba ‘Alawi Dan Kebo Kiai Slamet

Kang Diens Oleh Kang Diens
12 Oktober 2023
Dalam Berita, Biografi, Kitab, Manuskrip, Opini, Tokoh, Ulama
0
0
BAGIKAN
2
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

“Pintar itu perjuangan, namun Bodoh adalah Pilihan.”

Menyikapi masifnya pembelokan sejarah, hingga situs dan makam dari Mataram Islam (Surakarta Hadiningrat, Jogjakarta Hadiningrat, Pura Mangkunegaran & Pakualaman). Maka penulis melihat ini sebagai KEJAHATAN dan sekaligus KEKONYOLAN.

Kejahatan karena tentu saja ini perbuatan biadab. Bila membanggakan nasabnya sendiri saja itu perbuatan hina, apalagi merampok nasab orang lain diakui sebagai nasab dirinya.

Kekonyolan, karena data dan catatan di Keraton itu sangat kuat, lengkap & sistematis. Meminta isbat atau serat kekancingan nasab di era sekarang saja, salah satu syaratnya harus disaksikan keluarganya yang punya kekancingan nasab juga. Artinya ada penjamin, yang itu juga telah diakui syah sebagai kerabat Keraton. Sulit sekali ditembus. Kecuali kita konyol mau mencetak silsilah sendiri, distempel sendiri dan tidak peduli dengan kesaksian keluarga besar yang kita klaim tersebut. Yaaaah, mirip Robithoh Alawiyah lah. Nasabnya dikarang sendiri, distempel sendiri dan gak peduli dengan persaksian dari keluarga ahlil bait Nabi sedunia. Dan untuk masa mendatang saya yakin, Keraton juga akan menerapkan test DNA. Untuk mengantisipasi siapapun, baik yg sudah dapat serat kekancingan atau yang mau mengajukan agar tidak ada penyusup nasab.

Dalam trah Keraton Nusantara saya menyaksikan, sangat banyak yang diisi para  manusia hebat & cerdas. Yang nyata-nyata memberi sumbangsih peradaban bagi Nusantara modern. Ke depannya, untuk penentuan nasab selain memakai Kajian Pustaka, juga akan patuh pada kaidah Genetika. Jangan seperti sebelah, yang ANTI SAINS, atau setidaknya pura-pura gak faham sains. Ingat ini Abad 21 Bung, jangan mundur cara berpikirnya ke Abad 12. Mengaku Islam tetapi anti sains, maka sama dengan menghina Al Quran. Dimana disitu ayat pertama saja, kita disuruh MEMBACA. Yaitu tidak saja ayat Qouliyah tapi juga Kauniyah. Dan ada begitu banyak perintah untuk berpikir (afala ta’qilun). Dan infornasi dari Allah SWT tentang sains juga banyak di Al Quran. Misal dari mana datangnya Al Hadid (besi atau metal) sampai bisa ada di bumi. Atau Big Bang Theory (dentuman besar sebagai awal dari penciptaan semesta), hingga tentang bersatunya cairan awal penciptaan manusia

(https://tafsirweb.com/11730-surat-al-insan-ayat-2.html).

Dan penciptaan manusia adalah sumbangan ‘cairan’ dari ayah & ibu. Jadi menafikkan nasab dari ibu juga perbuatan ANTI QURAN. Apa lupa pada sebuah nama ISA putra MARYAM? Jadi kaum patriarkhi sadarlah, nasab bisa disambungkan dari manapun, termasuk dari ibu. Karena ibu itu mulia, dan Islam memuliakan ibu 3x daripada ayah.

Lanjut…

Kecerobohan dari BA’ALAWI yang gegabah berurusan dengan Nasab Kerajaan Nusantara ini sangat fatal. Bagaikan membenturkan kepala ke batu cadas. Dan tentu saja memantik reaksi beragam. Dari para pakar sejarah, macam Prof. Peter Carey (Oxford University), hingga tentu saja pihak Keraton dan trah keturunannya.

Termasuk Mataram Islam yang sedang diperkosa habis-habisan, baik nasab hingga makamnya.

Penulis melihat, level kecerobohan seperti ini sesungguhnya tidak layak ditanggapi oleh sekelas Raja dan Pangeran. Karena KEBODOHAN itu ada tingkatannya. Tapi kebodohan tanpa literasi dan pemahaman akal sehat, adalah kebodohan paling rendah yang bisa dicapai manusia. Dan hanya muncul dari Kaum yang tidak terpelajar, atau malas belajar.

Imam Syafi’i : “Apabila kamu tak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan !”

Menjadi pintar itu perjuangan, tapi bodoh adalah pilihan.

Dan mereka memilih bodoh dengan membenturkan kepala kepada batu cadas. Berharap batu cadasnya pecah, nyatanya kepala sendiri yang kopyor.

Apabila Raja dan para Pangeran Mataram tidak level menanggapinya, lalu siapa yang pantas? Jawabannya tidaklah sulit.

Karena kebodohan akut, biasanya diperibahasakan dengan “Seperti Kerbau yang dicocok hidungnya.” Sangat pas bila kebodohan ini levelnya sama dengan Kerbau.

Dan Mataram punya Kerbaunya. Namun ini bukan kerbau sembarangan. Yaitu kerbau yang berhubungan dengan Legenda Kebo Kyai Slamet.

Ijinkan kali ini saya menyampaikan Legenda. Masak Ba’alawi saja yang boleh mendongeng bombastis atas datuknya. Bisa Mi’raj 70x ke langit tiap malam, sampai ontanya hapal jalan di langit. Atau datuknya bisa memadamkan api neraka. Hingga pedang datuknya yang mampu mengusir serbuan komunis Rusia, padahal yang jadi pentolan komunis di Yaman adalah banyak dari Ba’alawi sendiri.

(https://youtu.be/ieDtrKLvC2M?si=Nd31ZzqZVLe8Rehb).

Owalah…kampret memang, gitu kok ada saja yang percaya.

KEBO KYAI SLAMET

Kebo Kyai Slamet adalah sapi ajaib yang konon bisa berbicara dan mengobati penyakit.

Sapi ini juga menjadi lambang perlawanan Mataram Islam Surakarta terhadap penjajah Belanda.

Kebo Kyai Slamet berasal dari peristiwa pengungsian Paku Buwono II, raja kedua Mataram Islam Surakarta, ke Ponorogo pada tahun 1742.

Ia pun meninggalkan keraton dan berlindung di Pondok Tegalsari, sebuah pesantren yang dipimpin oleh Kyai Hasan Besari.

Dalam penelitian, berjudul Penelusuran Sejarah Kebo Bule “Kyai Slamet” di Keraton Surakarta dan Kelahiran Kesenian Kebo Bule sebagai Media Dakwah Islam di Ponorogo, oleh Rudianto.

Diceritakan setelah sampai di Ponorogo, Paku Buwono II bersemadi.

Dalam semadinya, dia mendapat petunjuk tentang benda pusaka bernama Kyai Slamet.

Kyai Slamet adalah sebuah tongkat kayu yang berisi ilmu gaib dan kekuatan spiritual.

Tongkat ini disimpan di sebuah gua yang dijaga oleh seekor sapi putih kemerah-merahan.

Paku Buwono II pun berangkat menuju gua tersebut bersama Kyai Hasan Besari dan beberapa pengikutnya.

Di depan gua, mereka bertemu dengan sapi putih yang ternyata bisa berbicara.

Sapi itu menyambut Paku Buwono II dengan hormat dan memberitahu bahwa ia adalah pengawal Kyai Slamet.

Sapi itu juga mengatakan bahwa ia bersedia mengikuti Paku Buwono II sebagai tanda baktinya kepada raja Mataram Islam Surakarta.

Paku Buwono II pun masuk ke dalam gua dan mengambil tongkat Kyai Slamet.

Ia juga membawa sapi putih tersebut bersamanya.

Sapi itu kemudian diberi nama Kebo Kyai Slamet oleh Paku Buwono II.

(Selengkapnya di : https://intisari.grid.id/read/033808730/mengenal-kebo-kyai-slamet-sapi-keramat-yang-dikagumi-raja-raja-mataram-islam-surakarta?page=all)

Kebo bule (berwarna putih) tersebut sudah kembali ke tempatnya semula setelah mengalami luka-luka dalam perang melawan Belanda. Dalam rangka untuk menyembuhkan diri. Namun tak kunjung kembali, entah kapan akan kembalinya.

Namun Kebo Bule pengawal pusaka Kyai Slamet tersebut memiliki keturunan, dan kini berjumlah sekitar 18 ekor. Yang terus dikembangbiakkan tiap generasi dan menjadi salah satu Pusaka Penting di lingkungan Keraton Surakarta Hadiningrat.

(https://www.detik.com/jateng/budaya/d-6192857/sejarah-kebo-bule-keraton-solo-hewan-klangenan-paku-buwono-ii-sejak-1725).

Jadi bagaimana, sepakatkah bahwa untuk menyikapi kebodohan dari pembelokan & perampokan sejarah ini cukup Kebo Bule Mataram?

Tentu saja tidak, Kebo Bule hanya simbolis saja. Bahwa bagi Mataram Islam, untuk melawan penjajah, kebonya saja ikut berjuang, apalagi segenap rakyatnya. 

Agaknya Mataram Bangkit perlu disimbollkan dan digelorakan REVOLUSI KEBO KYAI SLAMET.

Maka bisa dilihat, bagaimana kini mengalirnya kebangkitan seluruh Bani Mataram melawan kebodohan tersebut.

(https://youtu.be/mfPJX6dVFow?si=O07W6uGvLS7W2CAr)

Kita sepakat bahwa NKRI memang harga mati. Tapi sejarah leluhur kita juga harga mati yang harus kita bela selamanya. Tidak saja untuk kehormatan leluhur kita, tapi untuk seluruh anak-cucu hingga akhir zaman.

Mataram Brang Wetan, 12 Oktober 2023

Wassalam, Salam Sejahtera, Rahayu Nusantaraku.

Penulis: KRT. FAQIH WIRAHADININGRAT

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan Rasulullahmakammakam palsuManuskripNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahUlamautsman bin yahya
Sebelumnya

Silsilah Sunan Gunung Jati Ke Musa Al-Kadzim

Berikutnya

Ronsen Kuburan: Wali Atau Dukun

Berikutnya

Ronsen Kuburan: Wali Atau Dukun

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .