• Terkini
  • Trending

Dekonstruksi Gelar Habib Menghentikan Penjajahan: Khususnya untuk Warga NU dan Muhammadiyah

13 Juli 2024
Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

2 Agustus 2026
Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

2 Agustus 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

1 Agustus 2026
Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

28 Juli 2026
Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

28 Juli 2026
Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

26 Juli 2026
Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

23 Juli 2026
PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

21 Juli 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

20 Juli 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

6 Juli 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Daftar Reportase Media Tentang Pendiskreditan Habaib Ba’alwi Terhadap NU dan Kiai-Kiai NU

29 Juni 2026
Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

29 Juni 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
lspwi.com
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

    Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

    Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

    Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

    Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

    Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

    Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

    Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

    PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

    PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

    Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba ‘Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia

    Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba ‘Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia

    قرارات مجمع فقهاء جاوة في الندوة الاولى 31 يناير-1 فبراير 2026 في دماك جاوة الوسطى اندونسيا حول بطلان نسب باعلوي الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

    Majma’ Fuqaha Jawa: Baalwi Lineage Invalid on Sharia, Historical, and Genetic Grounds

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Alidin Assegaf Tegas Walisongo Dan Keturunannya Bukan Marga Habib B Alwi: Riziq Syihab Tetap Mengemis Keturunan Walisongo Agar Percaya Bahwa Mereka Adalah Ba Alwi

    Karya KH Imaduddin Utsman VS Rabithah Alawiyah di Persimpangan Jalan: Dokumentasi Sejarah atau Sekadar Doktrin Politik?

    Karya KH Imaduddin Utsman VS Rabithah Alawiyah di Persimpangan Jalan: Dokumentasi Sejarah atau Sekadar Doktrin Politik?

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

    Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

    Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

    Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

    Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

    Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

    Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

    Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

    PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

    PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

    Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba ‘Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia

    Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba ‘Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia

    قرارات مجمع فقهاء جاوة في الندوة الاولى 31 يناير-1 فبراير 2026 في دماك جاوة الوسطى اندونسيا حول بطلان نسب باعلوي الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

    Majma’ Fuqaha Jawa: Baalwi Lineage Invalid on Sharia, Historical, and Genetic Grounds

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Alidin Assegaf Tegas Walisongo Dan Keturunannya Bukan Marga Habib B Alwi: Riziq Syihab Tetap Mengemis Keturunan Walisongo Agar Percaya Bahwa Mereka Adalah Ba Alwi

    Karya KH Imaduddin Utsman VS Rabithah Alawiyah di Persimpangan Jalan: Dokumentasi Sejarah atau Sekadar Doktrin Politik?

    Karya KH Imaduddin Utsman VS Rabithah Alawiyah di Persimpangan Jalan: Dokumentasi Sejarah atau Sekadar Doktrin Politik?

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
lspwi.com
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Opini

Dekonstruksi Gelar Habib Menghentikan Penjajahan: Khususnya untuk Warga NU dan Muhammadiyah

Kang Diens Oleh Kang Diens
13 Juli 2024
Dalam Opini, Sejarah, Tokoh
0
0
BAGIKAN
0
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Penulis: Kgm. Rifky Zulkarnaen

Habib bukanlah kata ganti atas frase ‘keturunan Nabi Muhammad Saw’. Kata ganti atas frase ‘keturunan Nabi Muhammad Saw’ adalah Sayyid-Syarif.

Gelar bagi keturunan Nabi Muhammad Saw adalah Sayyid-Syarif; bukan Habib. Gelar Habib adalah untuk keturunan Ubaid, keluarga Baalwi Imigran Yaman, yang terbukti bukan keturunan Nabi Muhammad Saw bahkan mustahil keturunan Nabi; melalui kajian kitab nasab dan sejarah oleh KH. Imaduddin Utsman Al Bantani, kajian tes DNA oleh Dr. Sugeng Sugiharto dan kajian filologi oleh Prof. Menachem Ali. Kecuali itu, Guru Besar sosiologi agama dan Ketua Komisi Hukum MUI Pusat tahun 2020 menjelaskan: ‘di Timur Tengah malah tak ada sebutan habib, jamaknya Habaib. Yang ada sebutan ‘Syarif’ atau yang mulia’[1]. Sangat jelas, bahkan di Timur Tengah sendiri sebagai asal-usul budaya gelar Sayyid-Syarif, gelar Habib memang tidak ada hubungan sama sekali dengan gelar Sayyid-Syarif.

Rangkumannya:

  1. Sayyid-Syarif = Gelar bagi keturunan Nabi Muhammad Saw;
  2. Habib = Gelar bagi Klan Habib Baalwi Imigran Yaman Cucu Yuya Dukun Firaun[2] Jongos Penjajah Belanda;
  3. Habib bukanlah Sayyid-Syarif;
  4. Habib adalah Sayyid-Syarif palsu.

Amatlah penting menerangkan definisi habib dan sayyid-syarif dan ketepatan penggunaannya secara terang benderang di benak masyarakat. Pentingnya adalah bahasa berperan mendidik dan membentuk pemahaman dan persepsi publik, lalu membentuk perilaku. Salah berbahasa, pemahaman dan persepsi di publik pun kemudian menjadi salah; keputusan-keputusan perilaku masyarakat pun menjadi salah. Sebagai contoh: maksud hati kita arah kanan, lisan kita mengatakan kiri. Supir yang mendengar akan bergerak ke kiri.

Di pemahaman publik definisi tiga gelar itu masih rancu dan sangat sering salah penggunaannya di percakapan sosial. Sebagian orang mungkin menganggap remeh dan memaklumi kesalahan berbahasa tersebut. Pada konteks tertentu yang tidak fatal pembiaran dan pemakluman atas kesalahan berbahasa itu wajar dilakukan. Namun pada konteks dzurriyah Nabi, kesalahan kecil yang dibiarkan terus-menerus berlangsung ia menggelinding berakumulasi menjadi kesalahan besar yang dampaknya fatal sebagaimana yang kita alami bersama hari ini.

Hari ini, upaya menjadikan Indonesia menjadi Palestina ke-2 melalui Operasi Klandestin[3] Habibisasi Baalwisasi-Yamanisasi yang mengancam dan membahayakan eksistensi negara dan keselamatan bangsa Nusantara; seperti pendistorsian sejarah bangsa, penyelewengan silsilah leluhur Nusantara dan pengubahan makam-makam leluhur Nusantara menjadi Habib Baalwi, dan part-part Baalwisasi-Yamanisasi lainnya; serta wabah patologi sosial semacam dawir, pelecehan seksual kepada putri-putri pribumi oleh habib, perbudakan spiritual, dan lainnya; semuanya itu dapat terjadi secara masif dan menyeluruh hampir  tanpa adanya interupsi yang berarti dari masyarakat pribumi disebabkan salah satunya oleh kesalahpahaman dan kesalahpenggunaan tentang tiga gelar tersebut yang dibiarkan terus-menerus di percakapan sehari-hari masyarakat.

Gambar: Grand Design Klandestin Map Klan Habib Baalwi (publish 13 September 2023)
Keterangan: slide 1 dan slide 2 Susun horizonal ke kanan. Slide 2 di kanan slide 1.

Kesalahan-kesalahan berbahasa yang umum ditemukan saat ini seperti ‘Habib Rizieq Shihab jangan ngaku-ngaku habib, wong kelakuannya rusak gitu, dia itu habib palsu’. Itu kalimat yang salah yang menyebabkan masyarakat yang mendengar pun salah memahami. Rizieq Shihab adalah benar seorang Habib, tapi Habib itu sendiri bukanlah keturunan Nabi Muhmmad Saw. Maka kalimat yang benar: Habib Rizieq Shihab jangan mengaku-ngaku Sayyid-Syarif, Rizieq Shihab bukan keturunan Nabi’. Contoh kesalahan lain: kalimat ‘Habib Reyhan itu habib palsu’ untuk mengungkapkan maksud Habib Reyhan itu cucu palsu Nabi. Kalimat yang benar ‘Habib Reyhan itu bukan keturunan Nabi’ atau ‘Habib Reyhan itu Sayyid palsu’.

Lebih jauh tentang frase ‘habib palsu’. Kalau masalah habib palsu atau habib asli itu urusan Rabithah Alawiyah (RA) untuk memverifikasi apakah seseorang benar atau tidak benar bagian dari keluarga Klan Habib Baalwi. Maka demikian, ya silakan-silakan saja habib palsu urusan RA, itu bukan urusan kita, Umat Islam, karena Klan Habib Baalwi bukanlah bagian dari keturunan Nabi Muhammad Saw.

Habib palsu urusan RA, Sayyid-Syarif palsu urusan Umat Islam. Seluruh habib baik habib asli atau habib palsu, sudah pasti bukan Sayyid-Syarif atau sudah pasti bukan keturunan Nabi Muhammad Saw. Habib bukan Sayyid Syarif. Habib adalah Sayyid-Syarif palsu. Atau, seluruh habib baik habib asli atau habib palsu, sama-sama Sayyid-Syarif palsu; jika mengaku-ngaku keturunan Nabi Muhammad Saw atau mengenakan gelar Sayyid-Syarif di depan namanya.

Di samping itu, tidak hanya dari kalangan NU saja yang melakukan keterpelesetan definisi itu, namun teridentifikasi pula dilakukan warga Perserikatan Muhammadiyah (warga MD).

Warga MD berkata ‘Kata siapa di MD ga ada habib. Kyai Ahmad Dahlan itu habib juga tapi gelarnya ga dipake karena… dst’ atau ‘di MD ada habib yaitu KH. Ahmad Dahlan cuma gelarnya ga dipake karena… dst’. Kalimat ‘KH. Ahmad Dahlan adalah habib’ itu kalimat yang salah meski maksudnya benar. Maksud dari kalimat tersebut adalah KH. Ahmad Dahlan adalah dzurriyat Nabi Muhammad Saw’ namun diksi yang digunakan adalah ‘habib’ sebagai kata ganti frase ‘dzurriyat Nabi Muhammad Saw’. Yang benar adalah KH. Ahmad Dahlan itu Sayyid-Syarif. KH. Ahmad Dahlan bukan habib.

Kesalahan berbahasa itu, apabila dibiarkan terus-menerus nanti jadinya KH. Ahmad Dahlan merupakan Klan Habib Baalwi Imigran Yaman. Konsekuensi kesalahan kecil itu tidaklah kecil yaitu Anda turut mengesahkan dan menyebar  persepsi dan keyakinan MD, NU, dan Indonesia bisa berdiri karena jasa Klan Habib Baalwi Imigran Yaman. Kemudian pemahaman, persepsi, keyakinan dan sejarah palsu itu digunakan sebagai alat propaganda dan dalil bahwa yang paling berhak berkuasa dan memerintah adalah Klan Habib Baalwi; bahwa Indonesia milik Aulia Tarim dan milik keturunannya sebagai pewarisnya yaitu Klan Habib Baalwi. Mengenai hal tersebut, jika pembaca jeli memperhatikan, Dr. KRT. KH. Muhammad Faqih Mudawam Hadinogoro, M.Pd.I berkata pada akhir videonya[4]: Alhamdulillah Presiden Indonesia masih orang pribumi. Itulah maksudnya.

Mari bersama-sama menghapus sekinclong-kinclongnya keberlangsungan strategi penjajahan yang didesain oleh penjajah Belanda yang kini diwarisi dan dieksekusi oleh jongos Belanda, Klan Habib Baalwi Imigran Yaman Cucu Yuya Dukun Firaun. Dimulai dari menghentikan zombifikasi kesalahan definisi operasional, makna dan penggunaan gelar ‘Habib dan Sayyid-Syarif’ di percakapan sehari-hari dan mimbar-mimbar ceramah. Terangkan seterang-terangnya definisi ‘Habib dan Sayyid-Syarif’ kepada masyarakat.


[1] https://ihram.republika.co.id/berita/qjqs55385/emha-di-balik-nama-syarif-sayid-hingga-habib-riziek#google_vignette
[2] https://youtu.be/jJ0UprC62rY?si=WeDbw1rPJYa02Yqb ; https://youtu.be/cUMn2Emu_xo?si=4Apk7bMIGJShUcX- ; https://youtu.be/kyN1n2aAytw?si=ujlf0pvCPU-JfZsM
[3] https://youtu.be/tPTxq8GERvI?si=UFcZ3ULl4YIwcO-K
[4] https://youtu.be/c5R6OoF_a3k?si=0Hd5amdynsTRRUFm&t=369

Sebelumnya

Menziarahi Sayid Abdullah bin Abbas di Kota Thaif

Berikutnya

Yang Dibanggakan itu Apa?

Berikutnya

Yang Dibanggakan itu Apa?

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .