• Terkini
  • Trending
Kuburan, Ziarah Dan Syirik

Sejarah NU Banten, Era Kolonial

6 Oktober 2024
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

30 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

17 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Peristiwa

Sejarah NU Banten, Era Kolonial

Kang Diens Oleh Kang Diens
6 Oktober 2024
Dalam Peristiwa, Sejarah, Tokoh
0
Kuburan, Ziarah Dan Syirik
0
BAGIKAN
2
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Menes Jejak Awal

Tema di atas dimaksud untuk mengenalkan NU sebagai jam’iyyah sekaligus harokah di Banten, ini sengaja saya mulai dari Menes karena ingin mengurai perjalanan sejarah NU dari masa ke masa. Sebab dari Menes inilah kita mengenalinya sebagai titik awal tumbuhnya NU di wilayah tersebut.

Sebelum lebih jauh menjelaskan latar sejarah tumbuhnya NU di Menes, ada baiknya mengenal Menes tahun 1928 Masehi sebagai daerah Kawedanan dari Kabupaten Pandeglang Karesidenan Banten, dan Menes menurut catatan sejarah ini dulunya adalah daerah singgahan orang-orang Mataram, mereka ini berdatangan di Menes setelah menyatakan tidak kembali ke Mataram, akibat gagalnya penaklukan atas VOC Belanda di Batavia tahun 1628 Masehi.

Berdasarkan Staatsblad 1874 No. 73 Ordonansi tanggal 1 Maret 1874, mulai berlaku 1 April 1874 menyebutkan pembagian distrik di Kabupaten Pandeglang. Menurut Staatsblad tersebut Menes adalah Kawedanan di bawah Kabupaten Pandeglang. Adapun Bupati Kabupaten Pandeglang pertama dijabat oleh Raden Tjondronegoro Djajanegara, meski hanya 1 tahun masa awal pemerintahannya dari 1848 hingga 1849 Masehi.

Dalam memoar Bambang Notosusanto dengan judul Dalam Dekapan Pandeglang: Kumpulan Catatan Kecilku Tentang Pandeglang ( hlm. 161–171 ) pada era antara 1827 hingga 1941, pemerintahan Kabupaten Pandeglang dipegang oleh Bupati Raden Djeomhawan Wiriatmaja, dan termasuk Bupati Pandeglang yang cukup lama, jabatan Bupati dan Patih sudah diatur berdasarkan keputusan Surat Menteri Jajahan tanggal 13 dan 20 November 1873 No. LAA. AZ. No. 34/209 dan 28/2165 tentang jabatan Bupati, Patih dan perangkat pemerintahan di Kabupaten Pandeglang.

Jejak Menes sebagai daerah Kawedanan itu dibuktikan dengan beberapa peninggalanya antara lain alun-alun Menes dan gedung tua bekas kantor Wedana Menes. Bangunan yang terletak di depan Alun-Alun Timur Menes, Kelurahan Purwaraja, Kecamatan menes Pandeglang ini sekarang berfungsi sebagai gedung serba guna. Peruntukkan awal bangunan ini adalah untuk persiapan gedung dinas Bupati Caringin. Bangunan ini merupakan salah satu bangunan tua yang masih tersisa dari beberapa bangunan kolonial yang diperkirakan dibangun sekitar tahun 1848.

Lahirnya Mathlaul Anwar

Sejak kepulangannya dari Mekkah tahun 1910 Masehi, setelah sekian lama belajar dari beberapa maha guru asli Nusantara ( terutama berguru kepada Syaikh Nawawi al-Bantani), Mas Abdurrahman putera dari Kiai Mas Djamal yang lahir pada 1868 Masehi di Janaka, kemudian didaulat oleh ulama dan para kasepuhan yang tinggal di wilayah Kawedanan Menes untuk diminta berkhidmat mengajarkan ilmu agama Islam, terutama kepada masyarakat yang masih awam.

Salah satu ulama Menes yang dianggap paling berperan atas kepulangan KH. Mas Abdurrahman ke tanah air itu adalah KH. Tb. Muhammad Sholeh, figur sepuh yang sudah sejak lama memperhatikan Mas Abdurrahman yang dianggap mampu mengembangkan ilmu dan dakwah IsIam di daerahnya Menes, karena kemasyhuran Mekkah sebagai pusat pengetahuan ilmu agama IsIam dan karena kealiman Mas Abdurrahman tentunya.

Menurut Zainul Milal dalam bukunya Islam Nusantara, Sanad dan Jejaring Ulama Santri ( 1830-1945 ), pada tahun 1916 KH. Mas Abdurrahman Janaka telah memulai kiprahnya yaitu mendirikan Mathlaul Anwar ( terbitnya cahaya) di Menes, bersama-sama dengan mertuanya yakni KH. Tb. Muhammad Soleh, KH. Tb. Rusydi, dengan KH. Tb. Arsyad Tegal ( ayahnya Tb. Rusydi), KH. Entol Muhammad Yasin ( mertua KH. Tb. Rusydi), KH. Sulaeman, Kiai Daud, KH. Abdul Mukti, Kiai Syaifudin, Entol Dawawi, Entol Djasudin dan yang paling muda adalah Entol Ismail.

Bergabung Dengan Nahdlatul Ulama

Sejak NU didirikan di Surabaya pada 31 Januari 1926, pendiri Mathlaul Anwar KH. Mas Abdurrahman Janaka dari Menes Banten yang juga adalah teman dekat Hadrotusyaikh Hasyim Asy’ari karena sesama murid Syaikh Nawawi al-Bantani, memulai kiprahnya di jam’iyyah Nahdlatul Ulama dengan bergabung di dalamnya.

Pada Muktamar perdana yang digelar dari tanggal 21 hingga 23 September 1926 (14-16 Rabiul Awal 1345 H) bertempat di Hotel Muslimin, di Jalan Peneleh Surabaya telah dihadiri 93 kiai-kiai sepuh, baik yang berasal dari Jawa bagian barat hingga Madura. Diantaranya yang hadir KH. Nawawi Sidogiri Pasuruan, KH. Doro Muntaha Bangkalan, KH. Ridwan Abdullah, KH. R Asnawi-Kudus, KH. Djubeir, KH Faqih Maskumambang Gresik, KH. Mohammad Ma’roef Kedung Kediri, dan KH. Mas Abdurahman dari Menes Banten.

Menurut Safrizal Rambe dalam bukunya berjudul Peletak Dasar Tradisi Berpolitik NU, Sang Penggerak Nahdlatul Ulama : KH Abdul Wahab Chasbullah Sebuah Biografi ( hlm. 199 ) dalam muktamar NU yang keempat di Semarang telah menetapkan KH. Mas Abdurahman, salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama di Banten yang juga pendiri Mathlaul Anwar masuk jajaran Mustasyar bersama Syaikh Abdul Alim Ashhidqi, KH. Zuhdi dan KH. Abbas Pekalongan. Pada muktamar keempat tersebut terjadi perubahan posisi yaitu KH. Wahab Chasbullah yang semula dalam posisi Katib Syuriah lalu menjadi Mustasyar, dua tahun sejak NU telah terbentuk menjadi Hoofd Bestuur ( Pengurus Besar).

Bukan hanya KH. Mas Abdurrahman Janaka saja ulama besar dari Banten yang hadir di beberapa muktamar NU, mulai dari muktamar NU di Surabaya tahun 1927 hingga muktamar NU yang keempat di Semarang, tetapi juga ada peran ulama besar dari Cibeber Cilegon yakni KH. Abdul Latif pengasuh pesantren Jauharotu al-Naqiyah, dan KH. Abdul Aziz Serang yang keduanya telah masuk dalam jajaran Hoofd Bestuur Nahdlatul Ulama tahun 1929.

Ikatan emosional sesama santri Sayid ulama Hijaz Syaikh Nawawi al-Bantani menjadi dasar mereka bersatu dalam wadah jam’iyyah Nahdlatul Ulama yang kebetulan telah direstui oleh Maha guru ulama Nusantara yakni Syaikh Kholil Bangkalan Madura.

Kebersamaan dalam wadah jam’iyyah NU itulah yang mendekatkan satu dengan lainnya meski terpisah dengan jarak yang rata-rata berjauhan. Ini karena kekuatan hidmat pada guru utama yaitu Syaikh Nawawi al-Bantani, yang sejak awal telah menginspirasinya untuk menyatu dalam satu wadah dengan istiqomah berpegang teguh pada madzhab Ahli Sunnah wal Jamaah.

Muktamar NU Menes 1938

Dalam Swara Nahdlatoel Oelama edisi bundel hal 172-173, ada Voorstel (pengajuan) kepada Hoofd Bestuur Nahdlatoel Oelama (HBNO) agar membahas masalah pendidikan, Voorstel tersebut diajukan oleh ulama Menes yang telah bergabung dan membentuk kepengurusan NU di Menes Pandeglang dan voorstel adalah gagasan cerdas dari KH. Mas Abdurrahman dan KH. Entol Muhammad Yasin. Adapun isi voorstel itu adalah.

“Diharap supaya mengadakan Departemen Onderwijs (Bagian Pengajaran) buat mengatur nidzomnya (organisatiennya) pengajaran madrasah-madrasah dan mengatur pangkat susunannya madrasah, yang rendah, yang pertengahan, dan yang tinggi, agar supaya madrasah-madarasah yang sudah di bawah genggamannya Nahdlatul Ulama bisa sama pengaturan dan pelajarannya dan anak-anak yang maju himmah tiada putus di tengah jalan, juga dengan diadakan fonds (persediaan uang) buat keperluannya yang mengatur tersebut di atas.”

Dengan latar belakang voorstel itulah akhirnya Hoofd Bestuur Nahdlatul Ulama di Surabaya telah memutuskan muktamar di tahun 1938 digelar di Kawedanan Menes Kabupaten Pandeglang, dan telah ditetapkan KH. Tb. Rusydi menjadi ketua pelaksanaanya.

Pada Muktamar NU di Menes tanggal 11-16 Juli tahun 1938 telah memutuskan menerima voorstel dari pengurus NU Banten dan menerima gagasan dibentuknya Muslimat NU, yang kemudian Nyai Djunaisih sebagai ketua pertama dari Muslimat NU.

Serang 5 Oktober 2024

Oleh: KH Hamdan Suhaemi

Sebelumnya

Dr. Sugeng Sugiharto di-Demosi oleh BRIN karena Bicara Nasab Klan Habib Baalwi?

Berikutnya

Pembukaan Raker PAC Fatayat NU Kecamatan Kresek Dihadiri K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Berikutnya
Pembukaan Raker PAC Fatayat NU Kecamatan Kresek Dihadiri K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Pembukaan Raker PAC Fatayat NU Kecamatan Kresek Dihadiri K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .