• Terkini
  • Trending
“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

Menjawab Tujuh Pertanyaan Gus Rumail

17 Desember 2023
Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

2 Agustus 2026
Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

2 Agustus 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

1 Agustus 2026
Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

28 Juli 2026
Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

28 Juli 2026
Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

26 Juli 2026
Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

23 Juli 2026
PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

21 Juli 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

20 Juli 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

6 Juli 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Daftar Reportase Media Tentang Pendiskreditan Habaib Ba’alwi Terhadap NU dan Kiai-Kiai NU

29 Juni 2026
Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

29 Juni 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
lspwi.com
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

    Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

    Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

    Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

    Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

    Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

    Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

    Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

    PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

    PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

    Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba ‘Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia

    Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba ‘Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia

    قرارات مجمع فقهاء جاوة في الندوة الاولى 31 يناير-1 فبراير 2026 في دماك جاوة الوسطى اندونسيا حول بطلان نسب باعلوي الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

    Majma’ Fuqaha Jawa: Baalwi Lineage Invalid on Sharia, Historical, and Genetic Grounds

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Alidin Assegaf Tegas Walisongo Dan Keturunannya Bukan Marga Habib B Alwi: Riziq Syihab Tetap Mengemis Keturunan Walisongo Agar Percaya Bahwa Mereka Adalah Ba Alwi

    Karya KH Imaduddin Utsman VS Rabithah Alawiyah di Persimpangan Jalan: Dokumentasi Sejarah atau Sekadar Doktrin Politik?

    Karya KH Imaduddin Utsman VS Rabithah Alawiyah di Persimpangan Jalan: Dokumentasi Sejarah atau Sekadar Doktrin Politik?

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

    Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

    Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

    Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

    Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

    Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

    Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

    Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

    PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

    PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

    Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba ‘Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia

    Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba ‘Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia

    قرارات مجمع فقهاء جاوة في الندوة الاولى 31 يناير-1 فبراير 2026 في دماك جاوة الوسطى اندونسيا حول بطلان نسب باعلوي الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

    Majma’ Fuqaha Jawa: Baalwi Lineage Invalid on Sharia, Historical, and Genetic Grounds

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Alidin Assegaf Tegas Walisongo Dan Keturunannya Bukan Marga Habib B Alwi: Riziq Syihab Tetap Mengemis Keturunan Walisongo Agar Percaya Bahwa Mereka Adalah Ba Alwi

    Karya KH Imaduddin Utsman VS Rabithah Alawiyah di Persimpangan Jalan: Dokumentasi Sejarah atau Sekadar Doktrin Politik?

    Karya KH Imaduddin Utsman VS Rabithah Alawiyah di Persimpangan Jalan: Dokumentasi Sejarah atau Sekadar Doktrin Politik?

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
lspwi.com
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Islam Fiqih

Menjawab Tujuh Pertanyaan Gus Rumail

Kang Diens Oleh Kang Diens
17 Desember 2023
Dalam Fiqih, Kisah, Kitab, Manuskrip, Pesantren, Tokoh
0
“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

KH Imaduddin Utsman al-Bantani

0
BAGIKAN
0
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Gus Rumail bertanya: Naskah apa yang diinterpolasi di sana-sini?

Yang pertama adalah interpolasi yang terjadi pada manuskrip kitab Abna’ul Imam fi Mishro Wasyam, yang di tulis oleh Abul Muammar Yahya bin Muhammad bin Tobatoba (w. 478 H.?). manuskrip kitab itu ditahqiq dan dicetak oleh Yusuf Jamalullail, seorang Ba Alwi.

lihat bagaimana di halaman 167 dan 169 ia menulis anak anak Ahmad bin Isa menjadi empat, dengan menambahkan nama Abdullah. Jelas nama Abdullah ini adalah interpolasi. Dari mana mengetahuinya? Dari proposisi selanjutnya yaitu bahwa nama Abdullah ini dikenal juga dengan nama Ubaidillah karena ketawaduannya.

Sebagaimana diketahui, narasi bahwa Abdullah mengganti namanya menjadi Ubaidillah karena ketawaduannya adalah narasi yang baru muncul di abad ke-9 Hijriah, yaitu ketika Ali al-Sakran menulisnya dalam kitab Al-Burqotul Musyiqoh. Jelas sekali bahwa salah satu dari penyalin atau pentahqiq menginterpolasi naskah asli kitab Abna’ul Imam tersebut.

Jika Gus Rumail mengatakan, bahwa mungkin saja Yusuf jamalullail mendapatkan manuskrip itu sudah seperti itu dari salinan Muhammad bin Nassar Ibrahim al-Maqdisi (w. 1350 H.) sebagai mualliq (penambah catatan) yang terakhir sebelum naskah ia dapatkan. Betul sekali, penulis belum menuduh Yusuf jamalullail yang menginterpolasi, kemungkinan yang menginterpolasi adalah ketiga mualliq lainnya itu ada, sebagaimana kemungkinan yang menginterpolasi itu Yusuf Jamallullail sangat besar juga.

Tetapi seyogyanya, Yusuf Jamalullail ketika mencetak kitab ini tidak mengatasnamakan Ibnu Tobatoba yang hidup di abad lima Hijriyah sebagai pengarang, karena, sesuai pengakuannya dalam mukaddimah, bahwa kitab ini sudah ada penambahan di sana-sini oleh para mualliq.

Mungkin Gus Rumail bertanya, apakah penulis punya manuskrip asli kitab Aban’ul Imam? Untuk kasus kitab ini tidak perlu syahid manuskrip asli, karena interpolasi itu sudah diakui dalam mukaddimah, tetapi masyarakat kita terkadang malas membaca mukaddimah, dan langsung mencari objek yang ingin ia cari, akhirnya ia terjebak oleh sebuah narasi yang ada disuatu kitab yang difahami salah karena tidak sesuai dengan tuntunan penjelasan yang terdapat di mukaddimah kitab atau mukaddimah kitab tersebut.

Judul yang besar dalam versi cetak yang mengkesankan kitab tersebut karya Ibnu Tobatoba, dapat mengecoh pembaca awam yang membaca tanpa pisau analisis, bahkan, sekelas Doktor seperti Pak Fahruroji (Pengurus PBNU) saja mengutip kitab ini dengan menyatakan “ini kitab abad lima hijriah”, padahal sebagian isinya adalah tambahan ulama abad ke-14 Hijriyah. Maktab Daimi Rabitah Alawiyah saja masih menjadikan kitab ini hujjah ketika menjawab penulis, yang tentu dengan mudah dapat penulis patahkan.

Contoh yang kedua, adalah interpolasi yang terjadi pada kitab Al-Baha fi Tarikh Hadramaut karya Ibnu Hisan (w. 818 H). Bagaimana modusnya? Begini, lihat di halaman 125 terdapat kalimat begini: “Pada tahun 652 (Hijriyah) telah wafat Muhammad bin Ali Alwi (Faqih Muqoddam) di akhir suatu malam dari tahun tersebut”.

Kalimat ini sepintas mengesankan bahwa, kematian Faqih Muqoddam dicatat dalam buku sejarah yang ditulis bukan oleh kalangan Ba Alwi itu. Tetapi, jika diperhatikan seksama, di sana ada dua buah angka footnote: angka pertama setelah dibaca di footnote-nya berbunyi: bahwa naskahnya berlubang (artinya kalimat dalam manuskrip itu sebenarnya tidak bisa dibaca); Angka footnote kedua menunjukan bahwa kalimat dalam versi cetak itu diambil dari kitab Al-Gurar (960 H.) dan Al-Masyraurrawi (w. 1093 H.) abad 10 dan 11 Hijriyah yang keduanya karya Ba Alwi.

Jadi kalimat di atas yang menunjukan bahwa kematian Fakih Muqoddam dicatat dalam kitab Ibnu Hisan itu sebenarnya hanya perkiraan saja, karena dalam manuskrip aslinya nama Faqih Muqoddam tidak tercatat. Catatan itu diambil dari kitab lainnya yaitu kitab Al-Gurar dan Al-Masyraurrawi. Kita bisa menilai moral ilmiyah Abdullah Al-habsyi ini, mentahqiq suatu mansukrip dengan menginterpolasi isinya.

Jika pembaca tidak mempunyai kejeliaan dalam membaca, maka akan terkesan bahwa, kalimat yang menyatakan bahwa Faqih Muqoddam itu kematiannya tercatat oleh kitab non Ba Alwi itu benar, padahal kalimat itu tidak ada dalam manuskrip aslinya. Walau interpolasi itu diakui, seharusnya itu cukup ditulis dicatatan kaki, tidak perlu kalimat itu ditulis di dalam kitab yang mengesankan bahwa kalimat itu bagian dari manuskrip aslinya.
Pertanyaan pertama, keempat dan keenam Gus Rumail tentang naskah apa yang diinterpolasi, siapa pelakunya dan apa buktinya, sudah penulis jawab. Naskah Abnaul Imam dan Al-Baha, pelakunya Yusuf jamalullail dan Abdullah Al-habsyi, buktinya adalah contoh di atas. Sedangkan waktunya adalah waktu di mana keduanaskah itu dicetak. Penulis kira, contoh interpolasi itu cukup dua saja, walau sebenarnya pola semacam itu sepertinya bagian dominan dari gaya pentahqiqan sejarawan Ba Alawi dalam mempertahankan nasabnya.

Pertanyaan Gus Rumail yang kedua adalah : Naskah apa yang disembunyikan? Naskah yang disembunyikan adalah naskah dari kitab Tahdzibul Ansab dan Al-Majdi yang dikutip oleh Alwi bin tahir al- Haddad dalam Uqudul Almas. Tetapi manuskrip itu tidak ia sampaikan ke public atau tidak ia cetak, padahal ia telah mempunyaianya atau mengetahui keberadaannya sejak tahun 1960-an.

Kenapa manuskrip itu disembunyikan tidak di sampaikan ke public atau tidak ia cetak? Jawabannya karena dalam kitab Tahdzibul Ansab karya Al-Ubaidili itu menyebut nama Ahmad bin Isa tetapi tidak menyebut nama Ubaidillah sebagai nama anak Ahmad bin Isa.

Walaupun Alwi bin tahir al-Haddad tidak mencetaknya, tetapi Alhamdulillah, akhirnya ada ulama yang bernama Syekh Muhammad al-Kazim menemukan manuskrip itu, lalu mentahqiq dan mencetaknya pada tahun 1989, atau setelah sekitar 29 tahun pasca penemuan Alwi bin Tahir. Dan ternyata apa yang dikutip oleh Alwi bin tahir dalam Uqudul Almas dari manuskrip Tahdzibul Ansab itu isinya bertolak belakang dengan yang ditemukan oleh Muhammad al-Kazim.

Dalam Uqudul Almas halaman 11, Alwi bin tahir menyatakan bahwa Al-Ubaidili tidak menyebut Ahmad bin Isa bergelar Al-Naffat, ternyata dalam kitab yang dicetak oleh Muhammad Al-Kazim itu disebut bahwa Ahmad bin Isa bergelar Al-Naffat (lihat Tahdzibul Ansab halaman 176). menurut penulis, Alwi bin Tahir bukan hanya menyembunyikan manuskrip itu tetapi juga memanipulasi kutipan manuskrip tersebut.

Begitujuga dengan kitab Al-Majdi yang dikutip Alwi bin Tahir, manuskrip ini ia temukan tahun 1960-an , ia kutip manuskrip ini dalam Uqudul Almas, namun tidak ia cetak. Manuskrip ini sepertinya ia sembunyikan. Tapi Alhamdulillah lagi, akhirnya ada ulama yang menemukannya, ia bernama Ahmad Mahdawi Al-Damigani pada tahun 1987 kemudian ia tahqiq dan cetak dan diterbitkan oleh Maktabah Al-Mar’asyi tahun 1422 H.Hal yang menarik juga, bahwa kutipan Alwi bin Tahir dari Al-Majdi dalam kitabnya Uqudul Almas ternyata tidak sesuai dengan isi manuskripnya.

Untuk mempertahankan bahwa Ahmad bin Isa bergelar Al-Muhajir (orang yang hijrah), Alwi bin Tahir mereduksi setiap ulama yang menulis Ahmad bin Isa bergelar Al-Abah atau Al-Naffat. dalam kasus kitab Al-Majdi, Alwi berusaha menggiring pembaca bahwa yang disebut Al-Naffat oleh kitab Al-majdi itu bukan Ahmad bin Isa tetapi cucunya yang bernama Abul Qosim bin Al-Hasan. Hal itu dilakukan dengan cara merubah huruf “mim” menjadi hurup “ba” Padahal, jelas sekali di dalam kitab Al-Majdi disebut bahwa Ahmad bin Isa bergelar Al-Naffat (lihat Al-Majdi halaman 337 dan Uqudul Almas Juz II halaman 15).

Mengenai pertanyaan ketiga Gus Rumail tentang naskah apa yang dimusnahkan, kemungkinan itu bisa saja terjadi, dan menelusuri kemungkinan itu penting untuk mengukur suatu peluang. jika suatu kejadian berkali-kali terulang, maka ia akan menunjukkan pola-pola tertentu yang dapat dipelajari dan diprediksi. Mungkin itu bukan seandainya, ia lahir dari pengamatan pola yang cenderung terjadi berdasarkan pola yang sama yang sudah terjadi dalam kejadian lain.

Pertanyaan terakhir Gus Rumail adalah, naskah apa yang penulis punya? Penulis punya banyak naskah tentang nasab Ba Alwi, juga di lemari penulis saat ini, penulis mempunyai 40 kitab nasab dan sejarah Ba Alwi, dalam versi cetak bukan hasil print-out. Untuk kitab Al-Burqoh saja penulis mempunyai satu kitab versi cetak dan dua versi manuskrip dari penyalin yang berbeda. Kendati demikian, penulis tidak pernah membebani siapapun untuk mensawer penulis atau mengeluh tentang beratnya mendapatkan semua itu.

Pengkajian ini keinginan sendiri untuk membersihkan penyusup yang tidak bertanggung jawab dalam nasab mulia kekasih penulis, yaitu Baginda Nabi Muahmmad Saw. Dan untuk apa yang ingin penulis lakukan dengan senang hati itu, penulis tidak akan membebani siapapun untuk ikut bertanggung jawab akan konsekwensinya.

Catatan terakhir: Kedustaan Paulus memalsukan ajaran Nabi Isa As, tidak lebih dari, atau sekitar 550 tahun, sampai Allah mengutus Nabi Muhammad Saw untuk membuka tabir kepalsuan ajaran Paulus bahwa, Nabi Isa adalah “Anak Allah”. Tahun ini adalah tahun ke 550 dari mulai Ba Alwi mengaku keturunan Nabi Muhammad Saw di tahun 895 Hijriyah. Angka 550 itu sama dengan jarak kesunyian sejarahnya sampai Ahmad bin Isa. Ini bukan kebetulan. Penulis kira, Allah tidak akan memberikan waktu lebih lama untuk Ba Alwi dari waktu yang Allah berikan untuk Paulus.

Penulis: Imaduddin Utsman Al-bantani

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan RasulullahKRT. FAQIH WIRAHADININGRATmakammakam palsuManuskripNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahUlamautsman bin yahya
Sebelumnya

Menyusuri Lembah Sunyi Sejarah Faqih Muqoddam

Berikutnya

Ibadah Bukan Obyek Candaan

Berikutnya

Ibadah Bukan Obyek Candaan

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .