• Terkini
  • Trending
Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

23 November 2024
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

30 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

17 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Opini

Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

Kang Diens Oleh Kang Diens
23 November 2024
Dalam Opini, Ulasan
0
Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan
0
BAGIKAN
12
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Kgm. Rifky Zulkarnaen

Di tengah percakapan publik mengenai Nasab Habib bukan Cucu Nabi, ada narasi tentang kebencian. Pihak Klan Habib Baalwi dan budak-budaknya melemparkan tuduhan bahwa Kyai Imad dkk (kita) mengajarkan dan menyebarkan kebencian. Di pihak yang bersepakat dengan Kyai Imad dkk ada sebagian orang yang bersikeras menepis bahwa ini bukan mengajarkan kebencian melainkan menyampaikan kebenaran.

Ditilik dari motifnya, lemparan tuduhan Klan Habib Baalwi dan budak-budaknya tidak disemangati oleh ketulusan dan kejujuran; ia disemangati spirit menghalalkan segala cara guna mencapai tujuannya. Tipikal perilaku orang-orang licik dan munafik dan kita dapat menyaksikannya dari pola track record perilaku mereka.

Sementara segolongan orang yang menepis tuduhan dari Klan Habib Baalwi bahwa dirinya tidak mengajarkan dan menyebarkan kebencian, ditenagai oleh kebaikan dan ketulusan kepada masyarakat supaya betul-betul ini tidak memadat menjadi kebencian. Penulis sangat memahami niatnya baik. Namun, menurut penulis tidak perlu menolak kebencian itu sendiri hingga berlebihan sampai-sampai menajis-najiskan kebencian, anti kebencian. Seolah-olah meletakkan suatu kepastian nilai, dalam bahasa matematis meminjam terma fiqh:

benci = haram [= dosa besar = dilaknat Allah],

dan;

cinta = wajib [= pahala = dicintai Allah].

Tanpa disadari kita, manusia, melakukan statisasi psikologis pada sesuatu yang sifatnya dinamis. Di mana kebencian itu pasti sesuatu yang tidak baik, buruk, bahkan dimaknai sebagai sebuah kejahatan dan kehinaan yang sangat. Fix! Sama sekali tidak boleh dilakukan. Fix! Haroooooom hukumnya, seperti perkataan Habib Hanif mantu Imam Cebol. Sebaliknya, cinta distatiskan sebagai sesuatu yang pasti baik dan mulia.

Lho, tunggu dulu.

Penulis amat memahami kita tidak berlandas kebencian kepada siapa pun. Kita itu orang-orang yang malas membenci karena tidak ada manfaatnya. Kita ini membenci saja malas apalagi melakukan, tentu lebih malas lagi kecuali terpaksa karena melampaui batas.

Begitu kan?

Tetapi, andai, ada orang yang memang membenci Klan Habib Baalwi, memangnya kenapa? Apa salahnya, di mana salahnya, bagaimana salahnya, mengapa bisa salah. Kalau penulis akan berkata kepada orang tersebut bahwa boleh membenci dan memerangi Klan Habib Baalwi itu. Malahan justru berada di ruang lingkup yang diperintahkan Allah Swt.

Lho kok bisa?

Lho gimana kok gak bisa? Wong di Al Quran ada.

Penulis berminat mengajak pembaca kembali menengok Surat Al Hujuraat ayat 07 sampai 10. Penulis kutipkan terjemah Surat Al Hujuraat ayat 07 sampai 10 versi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta (UII) di mana Gus Baha berada di dalam tim penerjemah UII tersebut:

07 – Ketahuilah bahwa di antara kamu ada Rasulullah. Sekiranya Rasulullah harus mengikuti kehendakmu pasti kamu berbuat banyak kesalahan. Tetapi Allah membuat kamu teguh (habbaba, mencintai) beriman dan menjadikan iman indah dalam hatimu. Allah menumbuhkan dalam hatimu kebencian terhadap kekufuran, kefasikan dan kedurhakaan. Itulah orang-orang terpimpin ke jalan yang benar (lurus, raashiduun).

08 – dan merupakan karunia dan nikmat dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

09 – Jika ada dua kelompok orang Beriman bertengkar, damaikanlah mereka secepatnya. Bila salah satu di antaranya berlaku zalim kepada yang lain, tekanlah (faqotiluu, perangilah) golongan yang zalim sampai kembali ke jalan Allah. Kalau telah kembali, damaikanlah dengan cara yang adil dan benar (setegak-tegaknya, sepresisi mungkin, bil adli wa aqsituu). Allah sungguh suka (cinta) kepada orang-orang yang berlaku adil.

10 – Seluruh orang mukmin sungguh bersaudara, damaikanlah antara saudaramu dan takwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmatNya.

Di atas, perhatikan ayat 07 dan 08 saja dulu.

Pembaca telah menemukan bahwa ada kebencian yang kemunculannya bersifat alamiah-transeden yang itu Allah Swt sendiri yang menumbuhkan pasca Allah Swt membuat seseorang teguh dan mencintai keimanan dan mencapai stabilitas mental state (maqom) penyaksian keindahan pada iman; bahwa iman itu ternyata indah. Keadaan batin yang stabil di penyaksian keindahan akan iman, keadaan itu memunculkan kebencian. Kebencian terhadap apa? Kebencian terhadap kekufuran, kefasikan dan kedurhakaan. Siapa yang menumbuhkan? Allah Swt.

Lebih fenomenalnya lagi, malahan orang yang membenci seperti itu distatusi oleh Allah sebagai orang-orang yang memperoleh petunjuk jalan yang benar (lurus); terpimpin pada jalan yang lurus. Ulaaika humurroshiduun. Allah Swt menggelari orang-orang yang seperti itu dengan gelar Ar-Rashid. Selain digelari Ar-Rashid, Allah juga menyatakan bahwa itu merupakan karunia dan nikmat dari-Nya. Fadhlamminallahi wa ni’matan.

Lho gimana? Boleh kan membenci? Baik tidak membenci itu, Sudareekk?? Mulia tidak membenci itu, Sudareekk?

Kan bergantung konteks dan subyek-obyeknya. Jika patuh kepada Al Hujuraat 07-08, justru membenci itu menjadi wajib ada dan haram hukumnya ditiadakan dalam tatanan uulaika humurrashidin dan fadhlamminallahi wa ni’matan. Mengapa? Karena Allah sendiri yang menjadi subyek utamanya, pelaku utamanya itu Allah, kita manusia sekedar obyek yang ndak bisa apa-apa kecuali nderek algoritma psikologis yang dicoding oleh Gusti Allah; di mana predikatnya adalah membuat manusia cinta keimanan, menjadikan iman indah dalam hatimu, dan menumbuhkan kebencian terhadap kekufuran, kefasikan dan kedurhakaan. Jika tatanan batinnya benar, ya itulah perjalanan yang pasti terjadi.

Oleh karenanya, jika ada orang membenci kebencian terhadap kekufuran, kefasikan dan kedurhakaan, itu artinya durhaka kepada Allah. Wah, bahaya itu. Apalagi jika terpeleset-peleset pembalikan: habbaba ilaikumul kufra wal fusuqa wal ‘isyan bahkan wa zayyanahu fi qulubikum. Lantas yang paling parah wa karraha ilaikumul iman wa zayyanal kufra wal fusuqa wal ‘iisyana fi qulubikum. Nah, itu sangat indikatif ada pada budak-budak Klan Habib Baalwi. Naudzubillahimindzalik.

Jadi, boleh tidak membenci Klan Habib Baalwi? Ini bukan tentang boleh atau tidak boleh. Melainkan memang begitu itu realitas psikologis yang diciptakan Allah dan itulah kemuliaan. Uulaika humurrashidiin dan fadhlamminallah wa ni’matan. Kita bilang boleh atau tidak boleh tidak berpengaruh apa-apa. Kita bilang boleh atau tidak kek, babbaah ora ngaruh blas.

Kalau ndak terima, bikin ‘Quran’ (dalam tanda kutip) sendiri aja. Silakan. Saya ndak.

Kalau Klan Habib Baalwi ndak apa-apa bikin kitab ‘suci’ sendiri karena Klan Habib Baalwi kan agama tersendiri, berbeda dengan Islam. Sebut saja agama Klan Habib Baalwi adalah agama TAII (Tarim Institute of Ideology) karena Nabinya Klan Habib Baalwi adalah Faqih Muqaddam bukan Muhammad Saw.

Bagaimana dengan Al Hujuraat 09-10? Jika ada dua kelompok orang beriman bertengkar, damaikanlah mereka secepatnya. Bila salah satu di antaranya berlaku zalim kepada yang lain, tekanlah (faqotiluu, perangilah) golongan yang zalim sampai kembali ke jalan Allah. KarenaKlan Habib Baalwi dan budak-budaknyatidak kunjung kembali ke jalan Allah maka fasenya mentok di faqotiluu terus-menerus. Tekanlah. Perangilah. Terus-menerus. Lho.. itu perintah Allah. Meski bagaimana manifestasi faqotiluu dalam perilaku, ayo kita rembug bareng. Tapi kan perintahnya jelas faqotiluu. Mengerjakan perintah Allah itu mulia atau tidak? Mulia kan? Ya sudah.

Kesimpulannya: membenci dan memerangi Klan Habib Baalwi adalah masuk ruang lingkup mengerjakan perintah Allah di mana taat mengerjakan perintah Allah adalah kemuliaan bagi manusia yang taat mengerjakan. Inna akromakum inddallahi atqokum.

Sebelumnya

“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

Berikutnya

Presiden Prabowo Umumkan UMP 2025 Naik Sebesar 6,5%

Berikutnya
Presiden Prabowo Umumkan UMP 2025 Naik Sebesar 6,5%

Presiden Prabowo Umumkan UMP 2025 Naik Sebesar 6,5%

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .