• Terkini
  • Trending
Imaduddin Utsman Al-Bantani: Minhajunnassabin Membongkar Kepalsuan Nasab Ba’alwi

Imaduddin Utsman Al-Bantani: Minhajunnassabin Membongkar Kepalsuan Nasab Ba’alwi

17 September 2025
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

30 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

17 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Kitab

Imaduddin Utsman Al-Bantani: Minhajunnassabin Membongkar Kepalsuan Nasab Ba’alwi

Admin Oleh Admin
17 September 2025
Dalam Kitab, Manuskrip
0
Imaduddin Utsman Al-Bantani: Minhajunnassabin Membongkar Kepalsuan Nasab Ba’alwi
0
BAGIKAN
16
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Pada tanggal 29 Syawal 1446 H. bertepatan dengan 25 April 2025 M. saya menyelesaikan sebuah kitab baru tentang terputusnya nasab Ba’alwi yang saya beri judul Minhajunnassabin Fi Ibthali Nasabi Baalwi Al-Multashiq bil Alawiyyin (Metode para ahli nasab dalam membatalkan nasab Ba’alwi yang menempel di keluarga Sayidina Ali).

Kitab Minhajunnassabin berisi tentang dalil dan bukti yang presisi tentang batalnya nasab Ba’alwi dan bahwa mereka hanya ‘al-multasiq’, sang penempel atau penumpang dalam nasab suci Sayidina Ali dan Nabi Muhammad SAW. Dalam kitab itu saya membuktikan bahwa klaim Baalwi yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW melalu jalur Ahmad bin Isa Al-Abah tidak terkonfirmasi kitab-kitab nasab. Kitab-kitab nasab dari mulai abad ke-5 sampai abad ke-9 H. membuktikan bahwa leluhur Ba’alwi yang bernama Ubed tidak terbukti sebagai anak Ahmad Al-Abah.

Kitab-kitab nasab yang banyak ditulis di rentang waktu abad ke-5 sampai ke-9 H. yang menyebut nama Ahmad Al-Abah dan anak-anaknya adalah kitab Tahdzibul Ansab karya Imam Ubaidili (abad ke-5 H), kitab Al-Muntaqilatuttalibiyah karya Imam Tobatoba (abad ke-lima H.), kitab Al-Majdi karya Imam Al-Umari (abad ke-5 H.), kitab Asyajaratul Mubarakah karya Imam Al-Fakhrurazi (abad ke-6 H.), kitab Al-Fakhri karya Imam Al-Marwarzi (abad ke-7 H.), kitab Al-Ashili karya Al-Thoqtoqi (abad ke-8 H.), Assabatul Muson karya Imam Ibnul A’raj (abad ke-8 H), kitab Umdatuttalib Al-Kubra karya Imam Ibnu Inabah (abad ke-9 H.). Semua kitab-kitab nasab mu’tamad itu menyebut nama Ahmad Al-Abah dan anak-anaknya: Muhammad, Ali, dan Husain, tetapi tidak menyebutkan bahwa Ahmad Al-Abah mempunyai anak Bernama Ubed atau Abdullah. Lalu Ubed ini anak siapa? Wallahu a’lam.

Minhajunnassabin juga mengungkap kesunyian historis semua leluhur Ba’alwi dari abad empat sampai delapan Hijriyah. Nama-nama dari mulai Ubed yang ada di abad ke-4 sampai Maula Dawilah yang ada di abad ke-8 H historiografinya nihil. Tidak ada satupun kitab sejarah yang berjumlah ratusan kitab berhasil mengidentifikasi nama-nama mereka. Faqih Muqodam yang sejarahnya sekarang ditulis glorifikatif sama sekali namanya tidak pernah muncul sebelum abad ke-9, baik sebagai ulama maupun sebagai orang yang pernah hidup di atas dunia.

Kitab mainhajunnassabin juga mengungkap bahwa Ahmad Al-Abah tidak pernah hijrah ke Yaman dan makamnya tidak ada di sana. Karena sungguh aneh, bagaimana orang yang tidak pernah pergi ke Yaman makamnya bisa berada di Yaman. Baalwi tidak mampu membawa satu kitab yang ditulis pada abad ke delapan dan sebelumnya yang menyatakan adanya migrasi seorang yang Bernama Ahmad Al-Abah dari Bashrah ke Yaman. Lebih dari itu, mereka juga tidak mampu membawa bukti bahwa Ahmad Al-Abah pernah berada di Bashrah. Bagaimana orang yang tidak pernah teridentifikasi berada di Bashrah bisa bemigrasi dari Bashrah menuju Yaman. Dalam kitab Minhajunnassabin itu saya dapat membuktikan dengan referensi yang valid bahwa Ahmad al-Abah Berada di Madinah al-Munawarah sekitar tahun 234 H pada sekitar umur 20 tahun. Jika Ahmad Al-Abah sudah berumur 20 tahun pada tahun tersebut maka kontruksi sejarah keluarga Ba’alwi yang menyebut ia wafat tahun 345 H adalah ‘gaeru ma’qul’ (tidak masuk akal), karena berarti ia wafat pada usia 131 tahun. Ini membuktikan bahwa historiografi yang ditulis Ba’alwi bahwa tahun lahir Ahmad al-Abah adalah tahun 260 H. tidak berbasis sumber dan data apapun selain dugaan semata. Kerancuan tahun lahir Ahmad bin Isa kemudian berkonsekwensi terhadap kerancuan tahun-tahun lahir dan wafat nama leluhur Ba’alwi lainnya.

Kitab Minhajunnassabin juga mengungkap bahwa kitab-kitab nasab dan sejarah abad ke-5 sampai ke-8 hijriah, tidak pernah mencatat Ahmad al-Abah mempunyai gelar Al-Muhajir. Gelar itu disematkan Baalwi setelah abad ke-9 kepada Ahmad al-Abah sebagai justifikasi dari sebuah klaim terjadinya hijrah yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Sudah 37 bulan berjalan polemic nasab, kaum Ba’alwi tidak dapat mendatangkan satu kitab sebelum abad ke-9 H pun yang menyebutkan bahwa Ahmad bin Isa Al-Abah bergelar Al-Muhajir. Sebagaimana mereka juga tidak dapat membawa satu kitab nasab sebelum abad ke-9 yang menyebutkan bahwa Ahmad al-Abah mempunyai anak Bernama Ubed.

Dalam kitab Minhajunnassabin ini pula saya buktikan bahwa keluarga Ba’alwi sekarang ini sebenarnya bukanlah Ba’alwi yang sebenarnya. Maksudnya adalah bahwa nama Ba’alwi awalnya milik nama sebuah keluarga ulama di Yaman yang sejarahnya dimuat dalam sebuah kitab sejarah Yaman Bernama kitab Al-Suluk karya Al-Janadi (w.732 H). Dalam kitab itu ditulis nama dan urutan silsilah salah seorang keluarga Ba’alwi yang Bernama Abul Hasan Ali. Silsilah Abul Hasan Ali ini diurut oleh Al-Janadi sebagai berikut Abul Hasan Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Jadid bin Ali bin Muhammad bin Jadid. Lalu Ali al-Sakran di abad ke-9 mengklaim bahwa keluarganya yang tinggal di Tarim adalah bagian dari Ba’alwi yang dimaksud dalam kitab sejarah tersebut. Hal itu dilakukan dengan klaim bahwa Jadid mempunyai adik Bernama Alwi dan Alwi itulah leluhur Ali al-Sakran.

Klaim Ali al-Sakran itu mengada-ada karena keluarga Ba’alwi yang disebut dalam kitab Al-Suluk itu sama sekali tidak disebut sebagai rumpun keluarga yang tinggal di Tarim, sebagaimana juga Al-Janadi tidak menyebut Jadid mempunyai adik bernama Alwi. Sampai hari ini keturunan Ali al-Sakran tidak dapat membawa kitab sebelum abad Sembilan yang menyatakan bahwa Keluarga Ba’alwi yang ada di dalam kitab Al-Suluk itu berasal dari Tarim dan bahwa Jadid mempunyai adik bernama Alwi. Keluarga Ba’alwi yang asli itu bukan berasal dari Tarim tetapi berasal dari suatu kampung di Hadramaut lalu mereka menetap berpindah-pindah dari Taiz, Adn dan beberapa daerah lainnya di Yaman. Al-Janadi sebagai sejarawan pertama yang menulis nama keluarga Baalwi tidak pernah mengaitkan keluarga Ba’alwi dengan kampung Tarim.

Selain tentang nasab, kitab Minhajunnassabin pula memuat bantahan saya tentang klaim-klaim Ba’alwi terhadap kesejarahan Nusantara. Di antaranya tentang klaim mereka bahwa masuknya agama Islam di Indonesia karena jasa mereka dan bahwa para Walisongo dan para sultan di Nusantara adalah keluarga mereka. Klaim-klaim itu tidak berdasar bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabakan secara ilmiyah bahkan mengandung penyesatan sejarah bangsa besar seperti Indonesia.

Selain itu, dalam kitab itupula saya muat beberapa bukti terjadinya skandal ilmiyah tentang pemalsuan manuskrip-manuskrip yang diasosiasikan sebagai karya ulama masa lalu padahal ditulis oleh ulama masa kini. Saya juga menduga, adanya pola yang sama terhadap beberapa naskah Nusantara yang menyebut nama Ubaidillah. Beberapa naskah seperti naskah Negara Kertabmui yang dalam naskah dicatat sebagai karya yang ditulis abad 17 M telah dinyatakan palsu oleh peneliti dari Universitas Indonesia. Setelah manuskrip itu diteliti jenis kertas yang dipakai adalah jenis kertas manila yang diproduksi tahun 1960-an.

Upaya pemalsuan naskah Nusantara itu, dilihat dari kemiripan polanya dengan yang terjadi di Hadramaut, tidak terlepas dari peran Ba’alwi pada masa kolonial dan awal kemerdekaan. Saya menduga naskah-naskah Nusantara yang memuat nama Ubaidillah itu dipabrikasi pada awal kemerdekaan terkait dengan upaya penguatan kitab Ba’alwi yang ditulis sebelumnya dan untuk justifikasi diterimanya mereka sebagai warga Negara Indonesia.

Dalam kitab Minhajunnassabin pula, saya berikan contoh-contoh tindak pidana yang dilakukan kaum Ba’alwi berdasar berita-berita valid dari berbagai macam media yang terpercaya dan dapat ditelusuri sumbernya. Hal tersebut dilakukan untuk menambah kuatnya hujjah keterputusan nasab mereka dilihat dari perspektif pendapat-pendapat ulama yang menyatakan adanya keistimewaan garis keturunan Nabi Muhammad SAW yaitu terhindarnya mereka dari beberapa jenis perbuatan dosa seperti berzina, sodomi, dan murtad.

Terakhir, dalam kitab Minhajunnassabin itu saya lengkapi dengan proposisi batalnya nasab Ba’alwi ditinjau dari metode-metode itsbat nasab yang dimiliki para ahli nasab dan ahli fikih, bahwa nasab Ba’alwi terbukti batal dengan seluruh metode tersebut. Tidak lupa saya juga lengkapi kitab Minhajunnassabin dengan pendapat seorang pakar nasab Khalil bin Ibrahim tentang tes DNA yang mengutip pendapat pakar DNA DR. Abdullah bahwa haplogroup bangsa Arab adalah J1. Dari sana, hasil-hasil tes DNA kaum Ba’alwi yang berhaplogroup G bukan hanya membuktikan bahwa mereka bukan keturunan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga membuktikan bahwa mereka bukan orang Arab.

Kang Mas Rifky Zulakarnain, seorang pengusaha muda yang sukses dan pemilik chanel Rifky Zulkarnaen JB, membuat program wakaf 2000 kitab Minhajunnassabin untuk diberikan kepada para kiai-kiai dan tokoh di Nusantara. Program wakaf itu mengajak keterlibatan dan partisipasi para subscriber dan penonton Chanel Youtube-nya. Program itu disambut baik netizen dan hanya dalam waktu 4 minggu telah berhasil mengirim 1214 kitab Minhajunnassabin ke kiai dan tokoh di Papua, maluku, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Kitab itu bukan hanya dikirim kepada para kiai dan tokoh Nusantara tetapi juga sengaja dikirim kepada para pendukung Ba’alwi dengan harapan mereka akan dapat membaca kronologi batalnya nasab Ba’alwi secara ilmiyah bukan hanya berbasis husnuzon seperti yang selama ini mereka lakukan. Selain itu, jika mereka menganggap dalil-dalil kitab itu tidak kuat, mereka dapat membuat sanggahan secara ilmiyah pula. Jika mampu.

Penulis: Imaduddin Utsman Al-Bantani


LINK DOWNLOAD: Kitab Minhajunassabin

Tags: Bantahan NasabIlmu NasabKajian Ulama NusantaraKeturunan Nabi Muhammad SAWKritik GenealogiSejarah Ba‘Alawī
Sebelumnya

Sintesis Penciptaan Manusia: Titik Temu Sains dan Agama Islam

Berikutnya

Kitab Minhajunnassabin, NU dan Santri Bermasyrab Quburiyah

Berikutnya
“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

Kitab Minhajunnassabin, NU dan Santri Bermasyrab Quburiyah

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .