• Terkini
  • Trending

Bagai Pungguk Merindukan Bulan; Bagai Jentayu Merindukan Hujan

25 Desember 2023
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

30 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

17 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Berita

Bagai Pungguk Merindukan Bulan; Bagai Jentayu Merindukan Hujan

Kang Diens Oleh Kang Diens
25 Desember 2023
Dalam Berita, Kitab, Manuskrip, Opini, Pesantren, Pustaka
0
0
BAGIKAN
0
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

(Harapan Rabitah Alawiyah ke Gus Rumail Pupus Berserak di Sahara Mimpi yang Tak Bertepi)

Gus Rumail menulis: “Naskah “Menakar Kesahihan (Argumentasi) Pembatalan Baalawi” rencana akan saya unggah di sini…Tapi untuk sekarang baru proses cetak dulu, dan belum saya jilid juga (kemudian saya kirimkan ke Kiai Imaduddin Al-Bantani). Kalau beliau sudah menerimanya (hard-copy), akan saya unggah untukmu di pranala di atas (soft-copy). Oiya, punya alamat lengkap PCNU Wonogiri, Soloraya, dan Garut (mau saya kirimi sekalian)? …”

Itulah seberkas harapan yang ditebar Gus Rumail untuk para muhibbin Ba Alwi. Kalimat itu, adalah kertas yang dibakar ketika lentera tak mampu lagi menyemburatkan api, karena minyak tanah telah menjadi kering. Berharap padam tak terlalu menimbulkan gelap; Lalu sebentar ia menjadi abu, dan dunia kembali dalam gulita.

Gus Rumail mengunggah sebuah cover dari calon buku yang akan ia tulis, lalu membuat narasi seperti di atas. Penulis teringat beberapa cover kitab yang diunggah untuk membantah kitab penulis: cover kitab Kiai kurtubi; cover kitab Ustaz Wafi; cover kitab Ustaz Zaini. Tetapi kitab-kitab itu bagaikan siluman, wujudnya tiada pernah dapat ditemui hingga saat ini. Ia fana dalam keangkuhan kata-kata; sirna dalam sanubari yang terbebani haya’; lalu ia dilupakan bersamaan dengan derap langkah kebenaran yang semakin tegap perkasa.

Fikiran yang diterjemahkan dalam tulisan, berbeda nilai dari fikiran yang hanya di-lepeh-kan lidah yang tak bertulang. Itulah mengapa ayat al-Qur’an yang pertama diturunkan adalah “iqra’” (bacalah), bukan “isma” (dengarkanlah).

Kejernihan fikiran, dan rancang bangun logika dalam tulisan, bisa diuji; Kejujuran dan kedustaan terbaca. Apalagi jika ia berbahasa Arab, pengetahuannya dalam ilmu nahwu, sorof, balagah, mantiq, dan kedalaman pemahamannya akan suatu qadhiyyah (proposisi) akan terdeteksi dengan terang benderang. Semakin sederhana bahasa yang dipakai untuk mentranslate apa yang telah difahami dalam suatu bidang pada suatu tulisan, maka semakin terlihat kedalaman penguasaan penulisnya pada bidang itu. Demikian juga sebaliknya.

Contoh, tulisan singkat Gus Rumail di atas. Mungkin akan difahami, oleh pendukung Ba Alwi, sebagai suatu yang bermakna, namun, jika betul-betul difahami, isinya hanya angan-angan saja. Coba perhatikan kalimat Gus Rumail:” Naskah “Menakar Kesahihan (Argumentasi) Pembatalan Baalawi” rencana akan saya unggah di sini…Tapi untuk sekarang baru proses cetak dulu, …”, kalimat itu bukan benar-benar ia telah selesai menulis naskah, itu hanya baru rencana. Ia memberi harapan kepada pendukung Ba Alwi bahwa, kita belum kalah, nasab Ba Alwi masih bisa diselamatkan, nanti akan saya rilis buktinya, kapan? Nanti. Sekarang baru proses cetak dulu. Proses cetak naskah? Bukan, hanya cetak covernya saja.

Perhatikan juga kalimat: ” (kemudian saya kirimkan ke Kiai Imaduddin Al-Bantani)”. Apakah ia telah mengirimkannya, tidak. Sudah tiga hari berlalu, Ia belum mengirimkannya, menurut seorang Kiai yang mengkomfirmasinya, katanya ia belum sempat ke Kantor Post. Apa ia berdusta, wallahu a’lam.

Kemudian perhatikan juga kalimat: “Oiya, punya alamat lengkap PCNU Wonogiri, Soloraya, dan Garut (mau saya kirimi sekalian)? Kalau ada nomor kontak juga bagus, biar konteksnya silaturahmi dan tidak terkesan nyelonong (langsung ngirim berkas).”

Kesannya wow hebat, tulisan yang akan ia kirimkan akan dapat merubah fikiran kesadaran para kiai-kiai NU di Wonogiri, Soloraya, dan Garut, yang telah melarang warga NU untuk mengundang para habib ceramah di wilayahnya. Perlu diketahui, mereka sebenarnya telah memiliki kesimpulan sendiri tentang para habib yang berceramah di wilayahnya, dilihat dari akhlak dan kepribadiannya, bukan hanya karena ada tesis penulis. Ia telah lama terpendam dalam lubuk hati, kemudian terkonfirmasi oleh kajian pustaka penulis dan hasil test DNA.

Kenyataanya, itupun hanya “lepeh ilat sing laka balunge”. Buku untuk PCNU Wonogiri dan lain-lain itu-pun belum dikirimkan.

Dalam statusnya di Facebook, Gus Rumail mengatakan: “…beberapa konten creator masih stagnan dalam membahas itu-itu saja sampai tidak ada hal baru yang layak untuk didiskusikan.” Kenyataannya justru pihak RA dan para pendukungnyalah yang masih stagnan tidak mampu menjawab duabelas pertanyaan penulis. Kok dibalik-balik.

Yang aneh lagi, dan inilah yang membuat penulis menjadi tidak percaya terhadap integritas ilmiyahnya, yaitu ketika Gus Rumail mengatakan:

“Ada pula naskah Al-Iklil yang diolah mereka dengan pemahaman sedikit melenceng, bahwa “Banu Alawi” yang direportase di dalamnya adalah “Banu Alawi” yang asli di Yaman, bukan Banu Alawi yang menurunkan habaib di seluruh dunia. Andaikan mereka mau mengonfrontasinya dengan naskah lain, dari sejarawan yang berbeda, dan edisi naskah yang beragam, pasti akan mendapati bahwa yang benar di sana ialah “Banu Ulwi ibn Alyan”, bukan “Banu Alawi ibn Ayyan” (ada saqt naskh di sana).”

Kata “diolah”, seakan penulis tidak menyajikan kutipannya, siapapun bisa mempelajari kutipan penulis dari al-Iklil tersebut, karena penulis cantumkan kutipannya, dan penulis cantumkan pula halamannya. Semua orang bisa menelitinya juga. Itulah kajian ilmiyah, setiap kita mengklaim sebuah hujjah, maka hujjah itu harus dapat diamati bersama. Tidak seperti Gus Rumail, ketika berdalil, mirip dengan Ba Alawi lainnya, menyatakan pendapat orang, ada dalilnya, tetapi dalilnya tidak disebutkan dari mana, kitabnya apa, juz berapa, halaman berapa.

Seperti kutipan penulis di atas, Gus Rumail menyatakan bahwa kalimat Banu Alawi yang ada dalam kitab al-Iklil itu yang benar adalah Banu Ulwi, bukan Banu Alawi. Dari mana ia mendapatkan kata “Ulwi” itu, sampai berani ia mengatakan itu yang benar, sama sekali tidak menyebutkan dalil. Tidaklah itu semua kecuali hanya membabi buta mempertahankan nasab Ba Alwi walau harus berdusta. Dan itu membuat penulis pesimis, siapa pengganti Gus Rumail nanti jika penulis sudah tidak mempercayai integritasnya. Karena penulis agak malas menanggapi narasi pembela Ba Alwi yang penulis kira tidak membantu Ba Alwi seperti narasi pembela Ba Alwi yang hanya menyandarkan hujjah dengan taqlid buta.

Kedustaan kedua Gus Rumail yang membuat penulis menjadi pesimis adalah tentang al-Maqrizi (w. 845 H.), katanya ia menyebut Ba Alwi sebagai “asyraf Hadramaut”, tetapi ia tidak menyebut di dalam kitab apa, halaman berapa, manuskrip apa, kutipannya mana?

Cara berhujjah itu begini, Gus Rumail! Penulis sampaikan: al-Muqrizi seorang sejarawan asal Mesir Abad ke- sembilan, ia tidak menyebut Ba Alwi sebagai keturunan Nabi Muhammad saw., ia menyebut Ba Alwi hanya sebagai keturunan Arab dari Hadramaut. Ini menunjukan bahwa Ba Alwi memang bukan keturunan Nabi Muhammad saw. silahkan perhatikan tulisan al-Muqrizi di bawah ini:

قال ابو بريك واخبرني الفقيه المعتقد ابراهيم بن الشيخ عبدالرحمن بن محمد العلوي من قبيلة يقال لها ابا علوي من عرب حضرموت

“Abu Buraik berkata: dan telah mengkhabarkan kepadaku al-Faqih al-Mu’taqad Ibrohim bin Shaykh Abdurrahman bin Muhammad al-Alwi, dari kabilah yang disebut Aba Alwi berasal dari Arab Hadramaut”. (lihat manuskrip al-Thurfat al-Gorbiyyah karya al-Muqrizi h. 9)

Demikian itu berhujjah, jelas disebutkan dalilnya, manuskrip apa, halaman berapa. Jelas disebut Ba Alwi itu hanya orang Arab dari hadramaut, bukan para syarif keturunan Nabi Muhammad saw. dan nama Abdurrahman (kakek Ali al-Sakran) hanya disebut sebagai seorang “saykh” bukan “syarif” atau “sayyid” sebagai penanda ia keturunan Nabi Muhammad saw.

Terakhir, sejak 3 november 2023 sampai saat ini, sudah 50 hari berlalu, duabelas pertanyaan penulis kepada RA tidak bisa dijawab; 4 November 2023 penulis kirimkan pula pertanyaan yang sama kepada Gus Rumail, pun tidak bisa dijawab sampai sekarang. Lalu apa yang hendak muhibbin katakan tentang nasab Ba Alwi itu? Sangat berdosa orang yang mengetahui ada penyusup dalam nasab Nabi Muhammad saw., lalu ia membelanya. Apa yang akan ia jawab ketika bertemu baginda Nabi Muhammad saw. ditepi telaga Kautsar?

Penulis: Imaduddin Utsman al-Bantani

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan RasulullahKRT. FAQIH WIRAHADININGRATmakammakam palsuManuskripNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahUlamautsman bin yahya
Sebelumnya

Ibadah Bukan Obyek Candaan

Berikutnya

Membongkar Gus Rumail: “Arobi” Bukan “Garbi”

Berikutnya

Membongkar Gus Rumail: "Arobi" Bukan "Garbi"

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .