• Terkini
  • Trending
“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

23 November 2024
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

30 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

17 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Islam

“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

Kang Diens Oleh Kang Diens
23 November 2024
Dalam Islam, Tasawuf
0
“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama
0
BAGIKAN
24
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Terpaksa kalimat “Tarekat” dalam judul penulis bubuhi dua tanda kutip. Hal itu karena memang diksi “Tarekat Alawiyah” itu tidak jelas. Karena akan banyak pertanyaan yang akan sulit dijawab oleh para pemerhati tarekat, seperti: Apakah benar Klan Ba’alwi mempunyai tarekat, jika ada siapa pendirinya? Apakah benar tarekatnya bernama “Tarekat Alawiyah”? Bagaimana sanad “Tarekat” Alawiyah sampai kepada Rasulullah SAW? Apa wiridan khusus “Tarekat” Alawiyah? Siapa hari ini Mursyid “Tarekat” Alawiyyah dan kepada siapa ia bertalqin dan berbaiat? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu akan sulit untuk dijawab oleh para pemerhati dunia tarekat.

Pertanyaan pertama yaitu apakah benar Klan Ba’alwi mempunyai tarekat dan siapa pendirinya akan bisa dijawab, jika pertanyaan-pertanyaan selanjutnya bisa dijawab terlebih dahulu. Contoh pertanyaan tentang siapa mursyid “Tarekat” Alawiyah sekarang dan kepada siapa ia bertalqin dan berbaiat akan sulit dijawab. Tidak pernah ada Klan Ba’alwi kita dengar menasbihkan diri sebagai mursyid “Tarekat” Alawiyah. Seorang Ba’alwi, Lutfi bin Yahya (LBY), yang pernah menjadi ketua Jamaah Ahli Tarekat Mutabarah al-Nahdliyyah (Jatman) pun malah mengaku dirinya bertarekat Al-Syadziliyah yang katanya ia bertalqin kepada Mbah Abdul Malik Banyumas. Yang kemudian para pemerhati tarekat menganggap sanad “Tarekat Al-Syadziliyah” LBY kepada Mbah Malik juga bermasalah karena Mbah Abdul Malik lebih dikenal sebagai Mursyid Tarikat Naqsyabandiyah Kholidiyah, bukan Syadziliyah. Kejanggalan kedua adalah nasab Mbah Abdul Malik yang merupakan keturunan Raden Dipowongso cicit dari Pangeran Diponegoro kemudian ditulis oleh Tim Kanzushalawat pimpinan LBY sebagai keturunan Bin Yahya Ba’alwi.

Kembali kepada masalah “Tarikat” Alawiyah. Setiap tarekat biasanya mempunyai wiridan khusus setiap ba’da sholat atau di waktu-waktu tertentu dalam suluk, seperti Tarekat Qadiriyah yang mewajibkan para jamaahnya yang telah bertalqin dan berbaiat untuk membaca kalimat tauhid sebanyak 165 kali. Lalu Tarekat Alawiyah apa wiridan khususnya?

Pertanyaan lain seperti tentang nama misalnya juga akan sulit dijawab. Sejak kapan nama Tarekat Alawiyah dikenal dan siapa yang mendirikan?

Jika mereka menjawab: dalam kitab Syarhul ‘Ainiyyah dikatakan bahwa Tarekat Alawiyah didirikan oleh Faqih Muqoddam yang ia dapatkan dari ayahnya terus ke kakeknya, dari anak ke ayah sampai ke Ubaidillah dan terus ke Ahmad bin Isa sampai kepada Nabi Muhammad SAW sebagai sebuah tarekat yang diwariskan keturunan Nabi secara turun temurun (h.165).

Penulis menjawab: Faqih Muqoddam tidak terbukti sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW, bagaimana bisa dikatakan “Tarekat” Alawiyah sebagai tarekat yang diwariskan keturunan Nabi secara turun temurun; nama Ubaidillah tidak terbukti sebagai anak Ahmad bin Isa, dan nama-nama seperti Sahib Mirbat, Ali Khali Qasam, Alwi kedua, Muhammad, Alwi pertama dan Ubaidillah adalah nama-nama yang tidak terbukti sebagai sosok historis, nama-nama itu tercipta di abad sembilan dalam kitab Ali al-Sakran. Bagaimana sebuah tarekat bisa dipercaya sanadnya tersambung kepada Rasulullah SAW, jika nama-nama dalam sanad itu tidak pernah disebut oleh para ahli tasawuf, ahli tarekat, ahli nasab dan ahli sejarah?

Jika mereka berkata, bahwa menurut kitab Syarhul ‘Ainiyyah Fakih Muqoddam mendapatkan sanad tarekat bukan hanya dari ayahnya tetapi juga dari Syekh Abdullah bin Ali al-Shalih lalu ia dari gurunya Abdurrahman Al-Maq’ad lalu ia dari gurunya Syekh Syuaib Abi Madyan (w.594 H.) (h. 165). Abu Madyan lahir di Sevila Spanyol dan wafat di Tilmisan Al-Jazair. Ia adalah pendiri “Tarekat Madyaniyah” yang berkembang di Maroko dan Spanyol. Nama Abu Madyan juga disebutkan oleh Ali al Sakran dalam Al-Burqat al-Musyiqah (h.49).

Penulis menjawab, Kalau begitu, tarekat itu bukan “Tarekat Alawiyah” tapi “Tarekat Madyaniyah”, dan bersanad bukan kepada keturunan Nabi Muhammad SAW, karena Abdullah al-Shalih dan Abdurrahman al-Maq’ad bukan keturunan Nabi. Berarti “Tarekat” Alawiyah adalah tarekat yang sanadnya bersambung kepada seorang “Akhwal” dan “Ajam” bukan keturunan Nabi.

Jika Faqih Muqoddam bertarekat Madyaniyyah , pertanyaan selanjutnya: kenapa sekarang namanya menjadi “Tarekat” Alawiyah? Sejak kapan nama Tarekat Alawiyah itu dikenal? Kenapa para Ba’alwi sekarang tidak mempopularkan nama “Tarekat Madyaniyah”? kenapa Ba’alwi sekarang tidak membesarkan nama dan menghauli Syekh Abu Madyan? Apakah karena Klan Ba’alwi ragu Faqih Muqoddam mendapatkan ijajah yang terputus dari Abu Madyan?

Klaim-klaim kitab-kitab internal Ba’alwi yang menyebut Faqih Muqoddam mendapat sanad tarekat dari Abu Madyan jelas meragukan. Karena nama Abdurrahman al-Maq’ad yang katanya disebut sebagai murid Abu Madyan namanya majhul di kalangan ulama tarekat. Murid-murid Abu Madyan yang terkenal membawa ajaran Abu Madyan adalah Ja’far bin Sidbunah al-Khuza’I dan Abdurrazaq al-Jazuli. Sedangkan nama Abdurrahman al-Maq’ad yang katanya mempunyai murid bernama Abdullah al-Shalih kemudian ia mempunyai murid Faqih Muqaddam adalah sosok yang tidak dikenal.

Kisah tentang baiat Faqih Muqoddam terhadap Tarekat Madyaniyah pun janggal. Biasanya seorang murid tarekat mendatangi gurunya untuk berbaiat, tetapi untuk kasus Faqih Muqoddam, katanya, gurunya, Abdullah Shalih, sengaja datang ke Tarim untuk membaiat Faqih Muqoddam.

Ditulis dalam sumber-sumber Klan Ba’alwi, sebuah drama pembaiatan Faqih Muqoddam kepada tarekat Abu Madyan. Dikisahkan bahwa Abu Madyan memerintahkan muridnya, Abdurrahman al-Maq’ad untuk datang ke Hadramaut agar membaiat warga Hadramaut, dan Abu Madyan menyatakan bahwa Al-Maq’ad akan mati ditengah jalan, kemudian Al-Maq’ad akan mengutus muridnya untuk membaiat warga Hadramaut. Lalu benarlah terjadi apa yang dikatakan oleh Abu Madyan, Al-Maq’ad wafat di Makkah, lalu ia mengutus muridnya yang bernama Abdullah Shalih untuk pergi ke Tarim. Sebelum wafat, ia berwasiat kepada muridnya itu agar ia ke Tarim untuk menemui Faqih Muqoddam. Dalam wasiatnya itu ia menyatakan bahwa muridnya ini akan menemui Faqih Muqoddam ketika ia sedang bersama Bamarwan membawa pedang yang diletakan di atas kedua kakinya. Ketika Abdullah Shalih bertemu Faqih Muqoddam ia menemuinya dalam keadaan seperti yang dikatakan gurunya itu (lihat Syarhul ‘Ainiyyah h. 167).

Kisah dramatis pembaiatan Faqih Muqoddam terhadap Tarikat Madyaniyah itu mencurigakan. Seperti sudah penulis sampaikan bahwa nama Abdurrahman al-Maq’ad disebut sebagai murid dari Abu Madyan hanya ada dalam kitab-kitab internal Ba’alwi, bahkan sosoknya saja tidak dikenal dalam sejarah. Nama Abdurrahman al-Maq’ad muncul pertama kali dalam kitab Al-Burqat karya Ali al Sakran setelah 301 tahun wafatnya Abu Madyan tanpa dapat diverifikasi oleh kitab apapun sebelumnya.

Kesimpulan tulisan tentang “Tarekat” Alawiyah ini adalah: “Tarekat” Alawiyah hari ini tidak definitive disebut tarekat. Ia tidak mempunyai mursyid, ia tidak mempunyai wirid khusus sebagaimana tarekat lainnya, sanad yang pertama terputus dan sanad yang kedua tidak terkonfirmasi dan tidak terverifikasi. Maka, “Tarekat” Alawiyah ini tidak memenuhi syarat untuk dimasukan ke dalam kategori tarekat muktabarah dalam kalangan Nahdlatul Ulama.

Penulis: Imaduddin Utsman Al-Bantani

Tags: imaduddin utsmantarekattarekat muktabarohtasawufthoriqoh
Sebelumnya

Hukum Kafir Bagi Orang Yang Mengaku Mi’raj Seperti Faqih Muqoddam Ba’Alwi

Berikutnya

Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

Berikutnya
Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .