• Terkini
  • Trending
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

31 Mei 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

14 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

13 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

8 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

3 Oktober 2026
Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

1 Oktober 2026
BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

28 September 2026
Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

23 September 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Kiai Hasan Sahal Gontor, Kiai Keturunan Sunan Gunung Jati Yang Sedang Viral: Kiai Palsu, Santri Palsu, Pesantren Palsu

21 September 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

21 September 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

15 September 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

“Laknat Allah, Malaikat, dan Manusia”: Telaah atas Pemaknaan Hadis dalam Polemik Nasab Ba Alwi

15 September 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

    Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

    Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

    Membaca Buku Fiqih Mistis Karya KH. Alawi Nurul Alam Al-Bantani

    Membaca Buku Fiqih Mistis Karya KH. Alawi Nurul Alam Al-Bantani

    Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

    Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

    Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

    Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

    Membaca Buku Fiqih Mistis Karya KH. Alawi Nurul Alam Al-Bantani

    Membaca Buku Fiqih Mistis Karya KH. Alawi Nurul Alam Al-Bantani

    Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

    Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

    KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Opini

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

Admin Oleh Admin
31 Mei 2026
Dalam Opini
0
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?
0
BAGIKAN
2
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Saya menyimpan satu komentar dari seorang netizen pada sekitar 1 (satu) tahun awal-awal polemik nasab. Sengaja saya simpan untuk saya bahas ketika situasi mulai settle. Dia bilang begini sekaligus jawaban ringkas saya saat itu:[1]

Saat itu saya menjawab ringkas begitu daripada saya menjelaskan panjang lebar karena umumnya orang yang model percakapannya begitu adalah orang ngeyel. Saya berpengalaman lebih dari 10 tahun di bidang sales through chat (STC) dan menangani (dan mengobservasi) puluhan ribu chat konsumen. Jadi, saya mengerti language pattern yang mengindikasikan personality, emosi dan kecenderungan behaviour tertentu. Percakapan macam itu berkemungkinan besar berujung pada ngeyel tak produktif. Daripada begitu langsung saja saya berikan petunjuk agar dia langsung melakukan social experiment supaya dia bisa melihat, mengalami, menyaksikan dan merasakan secara langsung apa yang terjadi.

Begitu pula bagi Anda dan atau budak-budak habib yang ngeyel ‘jangan menggeneralisir habib Baalwi’ silakan lakukan petunjuk yang saya berikan pada gambar di atas lalu lihat sendiri, alami sendiri, saksikan sendri dan rasakan sendiri apa yang terjadi. Daripada saya jelaskan melalui kata-kata dengan panjang lebar kemudian Anda sangkal-sangkal beginilah begitulah atau pakai dalil ayat, hadits, dll yang Anda pelintir-pelintir atau penggunaannya miskonteks maka supaya nyata dan no debat mari buktikan saja dengan cara Anda lakukan apa yang dilakukan Habib Baalwi.

Silakan Anda lakukan ini sebagaimana yang dilakukan Klan Habib Baalwi:

  1. Teriakkan ke ruang publik bahwa Anda dan keluarga Anda atau kelompok Anda atau suku Anda adalah cucu Nabi Muhammad Saw satu-satunya di dunia dan selain kelompok Anda adalah bukan cucu Nabi dan oleh karenanya semua suku lain yang bukan keluarga/suku/kelompok Anda fardhu mencintai dan menghormati Anda dan golongan Anda. Jika tidak, berarti dia mendapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir dan masuk neraka. Rumusnya: Kami orang/suku [masukkan nama suku/keluarga/kelompok/ormas Anda] adalah Cucu Nabi Muhammad Saw, di dalam tubuh kami mengalir darah suci Nabi Muhammad Saw. Kalian wajib mencintai dan menghormati kami; jika tidak, maka kalian dapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir, dan masuk neraka!
  2. Teriakkan ke ruang publik bahwa satu orang keluarga Anda, kelompok Anda atau suku Anda yang bodoh, maksiat, lebih mulia daripada 70 orang dari suku yang lain yang alim amilin karena kami cucu Nabi sementara dia bukan cucu Nabi Muhammad Saw. Rumusnya: satu orang [masukkan nama suku/keluarga/kelompok/ormas Anda] lebih utama dan lebih mulia dibanding 70 orang [suku/keluarga/kelompok/ormas lainnya] yang alim amilin.
  3. Cukup dua poin begitu saja.

Contoh 1: dalam skala ormas. Coba teriakkan, “Satu kaki orang NU yang bodoh, yang maksiat, lebih mulia daripada 70 kepala orang Muhammadiyah yang alim allamah! Kalian wajib mencintai dan menghormati kami; jika tidak, maka kalian dapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir, dan masuk neraka!” Atau sebaliknya, “Satu kaki orang Muhammadiyah yang bodoh, yang maksiat, lebih mulia daripada 70 kepala orang NU yang alim allamah! Kalian wajib mencintai dan menghormati kami; jika tidak, maka kalian dapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir, dan masuk neraka!”

Contoh 2: dalam skala keluarga. Coba teriakkan, “Satu kaki orang Tubagus (Banten) yang bodoh, yang maksiat, lebih mulia daripada 70 kepala Teuku (Aceh) yang alim allamah! Kalian wajib mencintai dan menghormati kami; jika tidak, maka kalian dapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir, dan masuk neraka!” Atau sebaliknya, “Satu orang Teuku (Aceh) yang bodoh, yang maksiat, lebih mulia daripada 70 Tubagus  (Banten) yang alim allamah! Kalian wajib mencintai dan menghormati kami; jika tidak, maka kalian dapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir, dan masuk neraka!”

Contoh 3: dalam skala institusional. Coba teriakkan, “Satu  kaki Polisi yang bodoh, yang maksiat, lebih mulia daripada 70 kepala TNI yang alim allamah! Kalian wajib mencintai dan menghormati kami; jika tidak, maka kalian dapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir, dan masuk neraka!” Atau sebaliknya, “Satu kaki TNI yang bodoh, yang maksiat, lebih mulia daripada 70 Polisi yang alim allamah! Kalian wajib mencintai dan menghormati kami; jika tidak, maka kalian dapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir, dan masuk neraka!” Atau, “Satu kaki santri pesantren Dalwa Imigran Yaman yang bodoh, yang maksiat, lebih mulia daripada 70 kepala santri Lirboyo gabung Ploso sekalian yang alim allamah! Kalian wajib mencintai dan menghormati kami; jika tidak, maka kalian dapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir, dan masuk neraka!” Atau, “Satu supporter Jakmania yang bodoh, yang maksiat, lebih mulia dan lebih utama daripada 70 Bonekmania!”

Contoh 4: dalam skala kesukuan. Coba teriakkan, “Satu kaki orang Madura yang bodoh, yang maksiat, lebih mulia daripada 70 kepala orang Papua yang alim allamah! Kalian wajib mencintai dan menghormati kami; jika tidak, maka kalian dapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir, dan masuk neraka!” Atau sebaliknya, “Satu kaki orang Papua yang bodoh, yang maksiat, lebih mulia daripada 70 kepala orang Madura yang alim allamah! Kalian wajib mencintai dan menghormati kami; jika tidak, maka kalian dapat laknat Allah, tidak mendapat syafaat Nabi, kualat, kafir, dan masuk neraka!”

Anda boleh melakukannya sendirian atau ajak 2, 3, orang untuk melakukannya. Lakukan saja sesimpel 3 (tiga) contoh di atas lalu lihat apa yang terjadi. Lakukan begitu saja; tidak perlu  mengaku sebagai cucu Nabi dan tidak perlu komprehensif sampai membaalwikan aqidah, makam, sejarah, silsilah leluhur pribumi, pahlawan, propaganda neokolonialis Jawa bintu Tarim & Indonesia milik aulia Tarim, caci maki dan persekusi kepada yang di luar golongannya, dan part-part lain Klandestin Baalwisasi-Yamanisasi yang dilakukan Klan Habib Baalwi.

Ayo coba lakukan kalau berani. Lakukan supaya langsung jelas terasa nyata mengenai duduk perkaranya apakah yang Anda lakukan dinilai atau ternilai oleh masyarakat sebagai perbuatan individu atau perbuatan yang mewakili kelompok secara keseluruhan dan menyerang kelompok lain secara keseluruhan pula (in group-out group)

Banyak orang, terutama budak Habib, yang kekeuh menyatakan bahwa tak semestinya Klan Habib Baalwi digeneralisir: bahwa adanya habib-habib yang jahat memang iya betul, dan itu fakta, tapi yang baik juga ada, jadi tidak semua habib Baalwi itu jahat sebagaimana di suku-suku lain juga ada yang jahat juga ada yang baik. Kyai-kyai juga ada yang gak benar, Kyai tidak maksum, Gus juga ada yang jahat, Gus tidak maksum, begitu pula Habib tidak maksum. Pandangan semacam itu terdengar benar dan mulia namun pada kenyataannya salah total karena konteks kasusnya berbeda. Mereka tidak paham kelengkapan konteksnya pada kasus yang dilakukan Klan Habib Baalwi, atau sengaja menutup mata.

Salah satunya ditunjukkan pada salah satu komentar baru-baru ini (28-29 Mei 2026) sebagaimana tangkapan layar di bawah ini.

Salah satu komentar:

Jawaban ringkas saya:

Bagi pembaca dan siapa

pun yang masih tidak terima bahwa semua Habib Baalwi jahat—mengatakan “jangan digeneralisir”—dengan senang hati saya meminta Anda membuktikannya langsung di lapangan realitas dengan cara melakukan sebagaimana apa-apa yang dilakukan Klan Habib Baalwi ke kaum pribumi. Anda mengatakan ‘oknum habib’ atau ‘beberapa habib’ kan? Anda juga oknum atau beberapa oknum, maka lakukan saja. Petunjuk dan contohnya sudah kami berikan di atas. Sudah, tidak perlu diskusi panjang lebar adu teori atau adu argumentasi. Sudahlah, lakukan saja. Silakan lakukan lalu lihat apa yang terjadi. Disclaimer: resiko tanggung sendiri.


[1] di akun YouTube saya yang lama yang rungkad karena distrike oleh budak-budak klan habib Baalwi

Sebelumnya

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

Berikutnya

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

Berikutnya
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .