• Terkini
  • Trending
Habib, Pendusta? Gen Yang Jahat Atau Ideologi Yang Sesat

Habib, Pendusta? Gen Yang Jahat Atau Ideologi Yang Sesat

30 September 2024
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

30 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

17 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Islam Fiqih

Habib, Pendusta? Gen Yang Jahat Atau Ideologi Yang Sesat

Kang Diens Oleh Kang Diens
30 September 2024
Dalam Fiqih, Opini, Peristiwa
0
Habib, Pendusta? Gen Yang Jahat Atau Ideologi Yang Sesat
0
BAGIKAN
3
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

“Setiap orang bisa membuat kesalahan, tapi hanya orang bodoh yang bertahan dalam kesalahannya !”
(Cicero-Filsuf Romawi)

Semakin hari kita semakin dipertunjukkan dengan akrobatik kebodohan KLAN BAALWI yang biasa disebut HABAIB atau kata jamak dari para HABIB.

Tentu saja mayoritas rakyat negeri ini telah tahu. Akrobatik Kebodohan itu adalah upaya bertahannya mereka dengan mati-matian sebagai cucu Nabi melalui narasi sesat dan glorifikasi bombastis akan kisah datuk-datuknya yang penuh khurofat.

Ibaratnya, mereka adalah para monyet yang bergelantungan dengan rapuh pada pohon yang lapuk. Begitulah tingkah kebodohan yang senantiasa mereka praktikkan. Pohon yang lapuk itu tidak lain adalah sejarah dan silsilah nasab mereka yang telah tertolak oleh akal sehat dan batal demi ilmu pengetahuan. Mereka lupa bahwa dengan menancapkan pohon yang lapuk di bumi Nusantara yang subur sungguh merupakan kebodohan yang lebih kronis lainnya. Dimana Nusantara dengan segala kesejarahannya telah tercatat jelas dan memiliki bukti peninggalan yang nyata. Sekarang coba bandingkan dengan peninggalan leluhur mereka yang gersang, kacau dan miskin di negeri Yaman sana.

Berikut ini daftar kebodohan mereka :

  1. Mengaku cucu Nabi tetapi kosong data dan kesaksian selama 5,5 Abad (pertengahan abad 4 sampai akhir abad 9 H).
  2. Mengaku nasabnya Syuhroh wal Istifadhoh (populer dan viral), tapi baru dimulai sejak era Ali Assakran Baalwi dengan kitab khurofatnya Burqotul Musyiqoh. Artinya baru di abad 9 H melalui kesaksian sepihak dan internal.
  3. Awalnya menantang tes DNA, namun pada akhirnya setelah tahu mayoritas orang Jazirah Arab haplogroup Y-DNA J, dan mereka ternyata G lalu kemudian mengharamkannya. Telah kita ketahui bersama dan terkonfirmasi kuat, bahwa cucu Nabi itu berhaplogroup J1-FGC10500, sedangkan haplogroup mereka asalnya dari Kaukasus. Artinya, Arab saja bukan, malah nekad ngaku cucu Nabi. Bahlul bener dah…!!!
  4. Membuat banyak makam palsu, tidak saja makam Sayyid Ahmad bin Isa yang mereka klaim sebagai datuknya di Hadramaut, melainkan juga makam Nabi Hud AS. Karena kenyataanya, makam Nabi Hud sama dengan makam Sayyid Ahmad bin Isa Al Husaini dimana terkonfirmasi di Wadi Assalam, pemakaman terbesar di dunia yang terletak di Najaf Iraq. Demikian pula ketiga putra Sayyid Ahmad bin Isa juga jelas makamnya (Muhammad, Ali dan Husein), mereka berketurunan dan saling mencatat. Tidak ada nama lain sebagai putranya termasuk Ubaidillah. Sementara datuknya Baalwi yaitu Ubaidillah alias Kang Ubed? Nihil kesaksian alias BODONG !!!
  5. Kebodohan yang sama juga diulangi di Nusantara, dengan massifnya membuat makam-makam palsu pula. Dan semakin tampak bodoh ketika menabrak data Kerajaan dan Kesultanan di Nusantara yang tercatat dengan rapi. Ibaratnya Bodoh Kuadrat, Jahil Murokkab !!!
  6. Rupanya hobby membuat makam palsu diperbolehkan dalam kitab karangan internal mereka yaitu di kitab An-Nahrul Maurud karya seorang Habib marga Alaydrus. Apakah ini ideologi yang sesat?!? Mungkin saja !!!
  7. Semakin tampak bahwa ideologi mereka yang sesat ketika menceritakan kedahsyatan karomah datuknya bahkan melebihi Nabi SAW sendiri. Contohnya Al Faqih Muqoddam yang Mikraj 70x dalam semalam, dan Nabi Hud pun berziarah kepada dirinya. Cerita khurofat lainnya, dimana Nabi dan Imam Ali belajar Nahwu ke Habib Ali Habsyi. Atau Habib lainnya yang mampu memadamkan api neraka, menginjakkan kaki di surga, bisa menurunkan rantai emas dari langit, dan segudang cerita konyol dan dungu lainnya. Herannya, masih banyak yang menelan mentah-mentah dongengan receh seperti itu.
  8. Sejatinya, hak semua orang untuk mengaku keturunan siapapun dan menceritakan kehebatan leluhurnya. Namun ketika yang diakui itu adalah simbol manusia yang paling suci dalam suatu agama, maka wajib setiap penganut agama tersebut memeriksa kebenarannya. Agar jangan sampai kesucian agamanya ternoda gara-gara kepalsuan nasab tersebut. Dan lebih berbahaya lagi dengan ditambah memalsukan sejarah suatu bangsa yang telah dengan baik hati menerima mereka. Padahal mereka didatangkan oleh Kaum Penjajah dan bekerja demi kepentingan penjajahan. Sejarah yang dibelokkan tersebut terkait simbol-simbol kenegaraan macam Bendera Kebangsaan, Hari Kemerdekaan, Lambang Negara hingga silsilah para pahlawan Indonesia. Gile beneeerrrr coy…!!!
  9. Sebenarnya kedustaan mereka tidak laku di banyak komunitas. Kecuali NU karena memiliki ajaran yang memuliakan keturunan Nabi SAW. Di Muhammadiyyah, Persis, apalagi Al Irsyad jelas mereka ditertawakan mengaku-ngaku sebagai cucu Nabi. Demikian pula di penganut agama dan kepercayaan lainnya, pastinya sudah muak dengan lagak dan tingkah mereka. Sebagai yang paling menerima mereka yaitu Kaum Nahdhiyyin atau jam’iyyah NU. Ternyata sejarah NU juga tidak luput dari tangan jahil mereka, dan organisasi thoriqohnya sebagai kumpulan kaum sufi pun hendak dikadali. Bahkan para ulama NU juga tak luput dari hinaan dan caci-maki mereka. Sungguh Air Susu Telah Dibalas Dengan Air Tuba !!!
  10. Indonesia memiliki beberapa traumatik akan sejarah masa lalunya. Salah satunya adalah kisah pemberontakan PKI dimana banyak kyai dan santri yang jadi korban kebiadaban mereka. Namun lucunya, mereka malah menuduh BANSER NU yang jelas-jelas berhadapan dengan PKI di masa silam sebagai laskarnya PKI lantaran tidak sependapat dengan cara-cara anarkis mereka terutama dukungannya pada gerakan Khilafah yang anti Pancasila. Ketika BANSER hendak menegakkan toleransi dan memberikan rasa aman dengan menjaga tempat ibadah agama lain, seketika dituduh telah murtad dan kafir. Begitu mudahnya mereka menuduh PKI kepada siapapun yang berseberangan dengan mereka. Namun mari kita lihat dalam sejarah dengan jujur. Bukankah Kaum Baalwi Habaib ini eksis di Yaman melalai partai yang berhaluan KOMUNIS, dan banyak tokoh-tokoh PKI justru dari golongan mereka macam DN AIDIT?
    Ini sih namanya Maling Teriak Maling !!!
  11. Belum lagi kedustaan mereka terkait mendawir atau memeras ummat, baik itu merampas hartanya, menodai istri jamaahnya dan gadis-gadis pengikutnya, hingga terlibat pembunuhan akibat hutang-piutang yang hendak diabaikannya. Serangkaian kejahatan sosial yang dirasakan masyarakat kelas bawah ini sudah bukan rahasia umum. Tentu saja begitu massif menimbulkan kebencian bagi mereka dan memberi stigma buruk kepada keturunan Nabi yang selalu mereka jadikan komoditasmya. Nusantara yang damai, tiba-tiba diusik oleh segerombolan Serigala liar yang rakus dan serakah !!!
  12. Belum usai pembelokan sejarah Nusantara, penghinaan nasab pribumi dan sikap rasis mereka yang dibungkus dengan kerancuan dalil kafaah bagi pernikahan putri-putri mereka. Kini semakin biadab ditambah lagi dengan akrobatik debat nasab dagelan, penerbitan buku dengan argumen banyolan, dan serangkaian persekusi yang membikin amarah semua pihak semakin takterbendung rasanya. Tanpa rasa bersalah dengan diiringi permintaan maaf yang tak kunjung datang dari mereka bagaikan fatamorgana, malah ditambah kejahilan terus-menerus yang seolah tiada obat dan sulit tobatnya.

Dari serangkaian kebodohan diatas, kesabaran mayoritas bangsa ini seolah hampir di penghujung batasnya. Tidak salah bila menggema suara untuk mengusir dan memulangkan mereka ke negeri asalnya. Bukankah mereka selalu memuji TARIM dan HADRAMAUT sebagai tanah penuh berkah dan negerinya para wali? Lalu mengapa mereka masih betah dan bercokol di Nusantara? Silahkan saja pulang ke negeri moyangnya yang katanya paling mulia. Karena Nusantara yang subur dan kaya, sejatinya adalah negeri kepingan tanah surga, tak butuh manusia hina dan bodoh seperti mereka.

Mari saatnya kita bersikap tegas kepada para pendusta, kepada para durjana yang hendak menjajah dan merusak tatanan di bumi kita tercinta.
Jangan sampai terjadi apa yang dikatakan oleh Bertrand Russel : “Masalah di dunia ini terjadi ketika orang bodoh terlalu yakin, dan orang pintar penuh keraguan !”

Jadilah orang pintar yang berani bersikap, sekaligus tentukan dimana anda akan berpihak dan berpijak !!!

Wassalamu’alaikum, Rahayu Nusantaraku !
(KENDAL, 29 September 2024)

Penulis : KRAT. FAQIH WIRAHADININGRAT

Sebelumnya

Setelah Ba’Alwi Terbukti Bukan Cucu Nabi: Lahirlah Zaman Pembaruan Mental Generasi Islam Nusantara; Hapus Mental Terjajah!

Berikutnya

Dr. Sugeng Sugiharto di-Demosi oleh BRIN karena Bicara Nasab Klan Habib Baalwi?

Berikutnya

Dr. Sugeng Sugiharto di-Demosi oleh BRIN karena Bicara Nasab Klan Habib Baalwi?

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .