• Terkini
  • Trending
Nyai Saunah, Janda Kembang, Agen Residen Banten Th. 1958

Nyai Saunah, Janda Kembang, Agen Residen Banten Th. 1958

7 Agustus 2021
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

30 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

17 Oktober 2026
Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

    Tak Tahu Etika di Negeri Orang: Anak Habib Umar Bin Hafidz Mengangkat Kaki Saat Bertemu Ketua MPR RI

    Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

    المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Dengan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Baalwisasi Sejarah Amaliah Tahlilan Berhasil Diluruskan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

    Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

    Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

    Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

    Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

    Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Opini

Nyai Saunah, Janda Kembang, Agen Residen Banten Th. 1958

Adalah KH. TB. Achmad Khatib yang diawal kemerdekaan Indonesia 1945 diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai Residen Banten, punya ketajaman firasat dan kepekaan atas kondisi negara saat pergolakan DI/TII, sang residen pun telah memanggil perempuan cantik, Bunga Desa kampung Onjong, Ragas Masigit Carenang, meski statusnya janda muda. Perempuan ini bernama Nyai Saunah yang masih famili dengan KH. Fayumi Thowil, ulama besar yang tinggal di Astana Agung Carenang Serang putera dari KH. Arsyad Thowil, pahlawan Geger Cilegon 1888 M.

Kang Diens Oleh Kang Diens
7 Agustus 2021
Dalam Opini
0
Nyai Saunah, Janda Kembang, Agen Residen Banten Th. 1958
0
BAGIKAN
0
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Oleh: Kyai M. Hamdan Suhaemi

Umumnya terjadi pergolakan sosial dan perang itu selalu dipicu oleh benturan ideologis, disamping kehendak berkuasa dari individu untuk kemudian menghendaki kekuasaan mutlak digenggamnya. Kekuatan untuk berkuasa selalu menjadi dasar bagi para pemuja kekuasaan, sebagai sikap menghadirkan dirinya sebagai wakil Tuhan di bumi, meskipun harus dengan cara perang, dan mengorbankan nyawa manusia.

Ideologi tentu menjadi pijakan awal dalam kecenderungannya berkuasa, memaksa, bahkan menjajah manusia lainnya. Hampir semua ide dasar penjajahan itu pun berasal dari ideologi. Tesis terkait ini bahwa prinsip gospel, globe dan glory telah banyak menjiwai para penakluk dunia, seperti Marcopolo, Tom Pires, Vasco da Gamma, Amerigo Vespuci, Maghelain, Alfonso d’alburqueque dan Christoper Columbus. Generasi pertama murni penakluk wilayah. Kemudian disusul generasi saudagar importir dan eksportir yang tergabung dalam Kamar Dagang Belanda seperti VOC dan Kamar Dagang Inggris seperti EIC.

Menjauh dari pembicaraan tentang ide dasar penjajahan, tentu maksud tulisan ini adalah mau mengurai kesejarahan tokoh perempuan pejuang yang tidak tecatat dalam buku sejarah manapun, sebab perannya penghubung dalam upaya melawan pemberontakan DI/TII di wilayah Banten bagian Timur (Serang Timur dan Utara), pemberontakan DI/ TII itu terjadi didasari suatu keinginan diterapkannya hukum Islam atas negeri Indonesia ini, yang kebetulan negeri ini ditakdirkan Tuhan sebagai negeri yang majmuk, baik majmuk agamanya, adat istiadatnya, Budaya dan bahasanya.

Gerakan DI/TII di wilayah hukum Jawa Barat, dan Karesidenan Banten di era 1948-1962 menjadi jejak sejarah yang sangat kontras, Mohammad Natsir menyebut pemberontakan itu imbas dari keputusan Perjanjian Renville 17 Januari 1948, yang mengharuskan tentara Indonesia meninggalkan daerah-daerah yang dikuasai tentara Belanda secara de facto. Kartosoewirjo, seorang murid H.O.S. Cokroaminoto, pemimpin Sarekat Islam (SI) yang punya milisi bersenjata menolak perjanjian tersebut. Baru kemudian pada 7 Agustus 1949 Darul Islam baru diproklamasikan secara resmi di Cisampak, Tasikmalaya. Bunyi proklamasinya “Kami umat Islam Indonesia menyatakan berdirinya Negara Islam Indonesia. Maka hukum yang berlaku atas Negara Islam Indonesia adalah hukum Islam”.

Selama 13 tahun, Kartosoewirjo bersama keluarga dan pengikutnya bergerilya di hutan melawan pemerintah Indonesia. Tanggal 4 Juni 1962, dia tertangkap bersama sejumlah pengawalnya di sebuah lembah antara Gunung Sangkar dan Gunung Geber, sekitar Bandung Selatan. sebelum dieksekusi mati pada 5 September 1962, Kartosoewirjo mengeluarkan wasiat. Salah satunya dia meyakini bahwa suatu waktu cita-citya negara Islam bakal terlaksana walaupun lawan menentangnya.

Berkaca pada era 1958 dimana situasi Banten Selatan dan Timur yang menjadi basis pergerakan orang-orang DI/TII tidak serta merta negara dan bangsa Indonesia tidak merasakan kondisi normal pasca keluarnya NICA dan setelah pengakuan kedaulatan atas Republik Indonesia, hasil keputusan Konferensi Meja Bundar ( KMB ) di Den Haag Belanda. Gejolak dalam negeri masih sering ditemukan di wilayah-wilayah terpencil dan terkucil yang sering dijadikan sebagai basis gerilya.

Dalam bentangan situasi tegang yang dipicu oleh massifikasi indoktrinasi Darul Islam atau doktrin tegaknya syariat Islam di hampir semua rakyat kecil yang awam atas itu. Dengan cara sembunyi-sembunyi itu terus terjadi dari 1948 hingga 1962, dan di tahun 1962 menjadi penanda berakhirnya DI/TII ketika Soekarmaji Marijan Kartosoewirjo dihukum tembak di tangan regu tembak TNI Kodam Siliwangi.

Pada masa dimana indoktrinasi Darul Islam yang digalakkan oleh kader dan simpatisan DI/TII di hampir wilayah terpencil di Jawa Barat dan wilayah terpencil karesidenan Banten sedikitnya tercapai. Banyak penduduk kampung yang ikut bergabung dalam gerakan DI/TII tersebut. Tidak kurang tokoh agama pun sering terkecoh oleh kampanye masif anggota dan simpatisan DI/ TII.

Adalah KH. TB. Achmad Khatib yang diawal kemerdekaan Indonesia 1945 diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai Residen Banten, punya ketajaman firasat dan kepekaan atas kondisi negara saat pergolakan DI/TII, sang residen pun telah memanggil perempuan cantik, Bunga Desa kampung Onjong, Ragas Masigit Carenang, meski statusnya janda muda. Perempuan ini bernama Nyai Saunah yang masih famili dengan KH. Fayumi Thowil, ulama besar yang tinggal di Astana Agung Carenang Serang putera dari KH. Arsyad Thowil, pahlawan Geger Cilegon 1888 M.

Nyai Saunah ini adalah tipikal perempuan yang cantik, cerdas, gesit, dan lincah hingga KH. TB Achmad Khatib begitu percayanya untuk menugaskan kepadanya melawan dan memberantas gerombolan DI/TII di wilayah Serang Utara dan Timur.

Perempuan pemberani ini oleh KH. TB Achmad Khatib diberi seekor kuda jantan, yang tenar diberi nama Si Kobok, merujuk pada warna putih dan hitamnya kuda tersebut. Dengan fungsi alat transportasi yang cepat dalam memberikan informasi yang akurat terkait pergerakan DI/TII di wilayahnya. Dalam upaya pengiriman berita rahasia ( informasi intelejen ) dari Onjong ke Banten Lama di kediaman Kiai Achmad Khatib hampir selalu mengendarai kuda pemberian sang residen Banten tersebut.

Kemampuan inteljennya Nyai Saunah ini rupanya difungsikan oleh Kiai Tb. Achmad Khatib dalam upaya meredam dan memberangus pergerakan DI TII yang di tahun 1949 telah memproklamirkan berdirinya negara Islam atau darul Islam.

Jasanya cukup besar dalam upaya memberangus DI/TI yang dinyatakan sudah bertindak bughot atau memberontak terhadap negara Kesatuan Republik Indonesia. Jiwa patriot dan nasionalisme-nya tertanam kuat. Suatu yang aneh dan jarang ditemukan di perempuan lainnya dan ketika perempuan cantik bernama Nyai Saunah memiliki kapasitas akan itu.

Keikutsertaan dirinya dalam medan peperangan, dengan kontra atas pengakuan darul Islam yang dilakukan oleh anggota dan pimpinan DI/TII saat itu. Menarik perhatian kita bahwa perempuan yang hidup di kampung terpojok ini justru tampil sebagai manusia menyejarah.

Setelah usai dan memasuki masa normal di tahun 1960-an, Nyai Saunah menghembuskan nafas terakhirnya dan dimakamkan di kampung Onjong, Ragas Masigit Carenang dengan status janda kembang yang parasnya sangat cantik.

Serang 6-8-21
Wakil Ketua PW GP Ansor Banten
Ketua PW Rijalul Ansor Banten

Referensi :

  • Mimpi Darul Islam yang Tak Padam oleh P. Liberti Mapappa
  • Wawancara dengan Abah Saram, di Rumah Miftahudin, pukul 21.00 s.d 22.30 WIB

Tags: Nyai SaunahResiden BantenRMI Banten
Sebelumnya

Resensi Kitab Al Fikrah Al Nahdliyyah Karya Ulama Muda Kharismatik, “KH. Imaduddin Utsman Al Bantani”

Berikutnya

Konsep Pendidikan Syekh Nawawi Al-Bantani

Berikutnya
Konsep Pendidikan Syekh Nawawi Al-Bantani

Konsep Pendidikan Syekh Nawawi Al-Bantani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .