• Terkini
  • Trending
Imaduddin Utsman Al-Bantani: Minhajunnassabin Membongkar Kepalsuan Nasab Ba’alwi

Imaduddin Utsman Al-Bantani: Minhajunnassabin Membongkar Kepalsuan Nasab Ba’alwi

17 September 2025
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

Dari Kitab Al-Manhajussawi Karya Ba’Alwi dan Kutipan Palsu: Pelajaran Untuk Gus Ajir Ubaidillah

28 November 2025
Profil Negatif Para Imigran Yaman Dari Masa Ke Masa

Profil Negatif Para Imigran Yaman Dari Masa Ke Masa

8 Oktober 2025
Siapa dan Kenapa Warga NU Menyambut Gembira Lalu Berbondong-Bondong Mendirikan PWI-LS di Daerahnya?

Siapa dan Kenapa Warga NU Menyambut Gembira Lalu Berbondong-Bondong Mendirikan PWI-LS di Daerahnya?

7 Oktober 2025
Mengenal Ormas Islam PWI LS

Mengenal Ormas Islam PWI LS

7 Oktober 2025
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

Daftar Klan Pengaku Dzuriyyah Nabi Muhammad SAW Yang Terkonfirmasi Hasil Uji Tes DNA Sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW Yang Sah

7 Oktober 2025
Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

23 September 2025
“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

Kitab Minhajunnassabin, NU dan Santri Bermasyrab Quburiyah

18 September 2025
Why the Claim That Habib Ba’alwy from Yemen Is a Descendant of Prophet Muhammad ﷺ Is Scientifically Implausible

Sintesis Penciptaan Manusia: Titik Temu Sains dan Agama Islam

15 September 2025
“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

إثبات الشيخ احمد بن محمد بن علوي المالكى لا يؤثر لبطلان نسب با علوي

24 Agustus 2025
Nisan Kuno Di Kawasan Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

Nisan Kuno Di Kawasan Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

12 Agustus 2025
Polemik Klaim Nasab KRT Sumodiningrat Memanas, Peneliti Tantang Dialog Ilmiah Lawan Pihak Luthfi bin Yahya

Polemik Klaim Nasab KRT Sumodiningrat Memanas, Peneliti Tantang Dialog Ilmiah Lawan Pihak Luthfi bin Yahya

10 Agustus 2025
Relevansi NU dan Identitas Islam Nusantara Pasca Munculnya PWI-LS

Relevansi NU dan Identitas Islam Nusantara Pasca Munculnya PWI-LS

7 Agustus 2025
  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
  • Login
lspwi.com
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Nisan Kuno Di Kawasan Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

    Nisan Kuno Di Kawasan Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

    PWI-LS Desak DPRD Pemalang Bentuk Pansus Bentrokan Pemalang Minta Pertenggungjawaban Bupati

    PWI-LS Desak DPRD Pemalang Bentuk Pansus Bentrokan Pemalang Minta Pertenggungjawaban Bupati

    PWILS Pemalang Kembalikan Bantuan Korban Bentrok Kepada Bupati Pemalang Ini Sebabnya

    PWILS Pemalang Kembalikan Bantuan Korban Bentrok Kepada Bupati Pemalang Ini Sebabnya

    Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

    Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

    Seminar Kebangsaan PWILS: Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman Tekankan Persatuan Sebagai Pilar Kejayaan Indonesia

    Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman: Pentingnya Menjaga Persatuan dan Tidak Merasa Paling Benar

    Seminar Kebangsaan PWILS: Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman Tekankan Persatuan Sebagai Pilar Kejayaan Indonesia

    Seminar Kebangsaan PWILS: Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman Tekankan Persatuan Sebagai Pilar Kejayaan Indonesia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    إثبات الشيخ احمد بن محمد بن علوي المالكى لا يؤثر لبطلان نسب با علوي

    Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

    Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    Hukum Kafir Bagi Orang Yang Mengaku Mi’raj Seperti Faqih Muqoddam Ba’Alwi

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    Menjawab Tuduhan Hanif Dkk Terhadap Tesis Penulis

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Nisan Kuno Di Kawasan Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

    Nisan Kuno Di Kawasan Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

    Polemik Klaim Nasab KRT Sumodiningrat Memanas, Peneliti Tantang Dialog Ilmiah Lawan Pihak Luthfi bin Yahya

    Polemik Klaim Nasab KRT Sumodiningrat Memanas, Peneliti Tantang Dialog Ilmiah Lawan Pihak Luthfi bin Yahya

    Why the Claim That Habib Ba’alwy from Yemen Is a Descendant of Prophet Muhammad ﷺ Is Scientifically Implausible

    Why the Claim That Habib Ba’alwy from Yemen Is a Descendant of Prophet Muhammad ﷺ Is Scientifically Implausible

    HABIB ALI BIN ABDURRAHMAN KWITANG PERAIH TANDA PENGHARGAAN DARI PENJAJAH BELANDA

    HABIB ALI BIN ABDURRAHMAN KWITANG PERAIH TANDA PENGHARGAAN DARI PENJAJAH BELANDA

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    Tidak Memenuhi Syarat, Idrus Bin Salim Al-Jufri Tidak Bisa Diangkat Pahlawan Nasional

    Teks Lengkap Qanun Asasi Perjuangan Walisongo Indonesia

    Teks Lengkap Qanun Asasi Perjuangan Walisongo Indonesia

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Dari Kitab Al-Manhajussawi Karya Ba’Alwi dan Kutipan Palsu: Pelajaran Untuk Gus Ajir Ubaidillah

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    إثبات الشيخ احمد بن محمد بن علوي المالكى لا يؤثر لبطلان نسب با علوي

    Runtuhnya Marwah Habaib Ba ‘Alwi

    Runtuhnya Marwah Habaib Ba ‘Alwi

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    Gus Aziz Jazuli Meluruskan Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

    Hadramaut Negeri Penuh Tragedi, Dan Tarim Adalah Kota Terkutuk Yang Dilaknat Allah

    Hadramaut Negeri Penuh Tragedi, Dan Tarim Adalah Kota Terkutuk Yang Dilaknat Allah

    Risiko Pernikahan Sedarah Dari Klan Ba’Alwi Ditinjau Dari Sisi Genetika

    Risiko Pernikahan Sedarah Dari Klan Ba’Alwi Ditinjau Dari Sisi Genetika

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
    • Semua
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Politik
    • Sains
    Nisan Kuno Di Kawasan Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

    Nisan Kuno Di Kawasan Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

    PWI-LS Desak DPRD Pemalang Bentuk Pansus Bentrokan Pemalang Minta Pertenggungjawaban Bupati

    PWI-LS Desak DPRD Pemalang Bentuk Pansus Bentrokan Pemalang Minta Pertenggungjawaban Bupati

    PWILS Pemalang Kembalikan Bantuan Korban Bentrok Kepada Bupati Pemalang Ini Sebabnya

    PWILS Pemalang Kembalikan Bantuan Korban Bentrok Kepada Bupati Pemalang Ini Sebabnya

    Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

    Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

    Seminar Kebangsaan PWILS: Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman Tekankan Persatuan Sebagai Pilar Kejayaan Indonesia

    Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman: Pentingnya Menjaga Persatuan dan Tidak Merasa Paling Benar

    Seminar Kebangsaan PWILS: Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman Tekankan Persatuan Sebagai Pilar Kejayaan Indonesia

    Seminar Kebangsaan PWILS: Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman Tekankan Persatuan Sebagai Pilar Kejayaan Indonesia

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Islam
    • Semua
    • Fiqih
    • Tasawuf
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    إثبات الشيخ احمد بن محمد بن علوي المالكى لا يؤثر لبطلان نسب با علوي

    Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

    Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    Hukum Kafir Bagi Orang Yang Mengaku Mi’raj Seperti Faqih Muqoddam Ba’Alwi

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    Menjawab Tuduhan Hanif Dkk Terhadap Tesis Penulis

  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Semua
    • Budaya
    • Sejarah
    Nisan Kuno Di Kawasan Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

    Nisan Kuno Di Kawasan Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

    Polemik Klaim Nasab KRT Sumodiningrat Memanas, Peneliti Tantang Dialog Ilmiah Lawan Pihak Luthfi bin Yahya

    Polemik Klaim Nasab KRT Sumodiningrat Memanas, Peneliti Tantang Dialog Ilmiah Lawan Pihak Luthfi bin Yahya

    Why the Claim That Habib Ba’alwy from Yemen Is a Descendant of Prophet Muhammad ﷺ Is Scientifically Implausible

    Why the Claim That Habib Ba’alwy from Yemen Is a Descendant of Prophet Muhammad ﷺ Is Scientifically Implausible

    HABIB ALI BIN ABDURRAHMAN KWITANG PERAIH TANDA PENGHARGAAN DARI PENJAJAH BELANDA

    HABIB ALI BIN ABDURRAHMAN KWITANG PERAIH TANDA PENGHARGAAN DARI PENJAJAH BELANDA

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    Tidak Memenuhi Syarat, Idrus Bin Salim Al-Jufri Tidak Bisa Diangkat Pahlawan Nasional

    Teks Lengkap Qanun Asasi Perjuangan Walisongo Indonesia

    Teks Lengkap Qanun Asasi Perjuangan Walisongo Indonesia

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
    Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba’Alwi

    Dari Kitab Al-Manhajussawi Karya Ba’Alwi dan Kutipan Palsu: Pelajaran Untuk Gus Ajir Ubaidillah

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    إثبات الشيخ احمد بن محمد بن علوي المالكى لا يؤثر لبطلان نسب با علوي

    Runtuhnya Marwah Habaib Ba ‘Alwi

    Runtuhnya Marwah Habaib Ba ‘Alwi

    “Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

    Gus Aziz Jazuli Meluruskan Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

    Hadramaut Negeri Penuh Tragedi, Dan Tarim Adalah Kota Terkutuk Yang Dilaknat Allah

    Hadramaut Negeri Penuh Tragedi, Dan Tarim Adalah Kota Terkutuk Yang Dilaknat Allah

    Risiko Pernikahan Sedarah Dari Klan Ba’Alwi Ditinjau Dari Sisi Genetika

    Risiko Pernikahan Sedarah Dari Klan Ba’Alwi Ditinjau Dari Sisi Genetika

  • Tekno
    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Mengenal dan Memahami Teknologi AI

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Teknologi Terbaru yang Sedang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
lspwi.com
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
  • Peradaban
  • Opini
  • Tekno
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum
Beranda Kitab

Imaduddin Utsman Al-Bantani: Minhajunnassabin Membongkar Kepalsuan Nasab Ba’alwi

Admin Oleh Admin
17 September 2025
Dalam Kitab, Manuskrip
0
Imaduddin Utsman Al-Bantani: Minhajunnassabin Membongkar Kepalsuan Nasab Ba’alwi
0
BAGIKAN
14
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter##

Pada tanggal 29 Syawal 1446 H. bertepatan dengan 25 April 2025 M. saya menyelesaikan sebuah kitab baru tentang terputusnya nasab Ba’alwi yang saya beri judul Minhajunnassabin Fi Ibthali Nasabi Baalwi Al-Multashiq bil Alawiyyin (Metode para ahli nasab dalam membatalkan nasab Ba’alwi yang menempel di keluarga Sayidina Ali).

Kitab Minhajunnassabin berisi tentang dalil dan bukti yang presisi tentang batalnya nasab Ba’alwi dan bahwa mereka hanya ‘al-multasiq’, sang penempel atau penumpang dalam nasab suci Sayidina Ali dan Nabi Muhammad SAW. Dalam kitab itu saya membuktikan bahwa klaim Baalwi yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW melalu jalur Ahmad bin Isa Al-Abah tidak terkonfirmasi kitab-kitab nasab. Kitab-kitab nasab dari mulai abad ke-5 sampai abad ke-9 H. membuktikan bahwa leluhur Ba’alwi yang bernama Ubed tidak terbukti sebagai anak Ahmad Al-Abah.

Kitab-kitab nasab yang banyak ditulis di rentang waktu abad ke-5 sampai ke-9 H. yang menyebut nama Ahmad Al-Abah dan anak-anaknya adalah kitab Tahdzibul Ansab karya Imam Ubaidili (abad ke-5 H), kitab Al-Muntaqilatuttalibiyah karya Imam Tobatoba (abad ke-lima H.), kitab Al-Majdi karya Imam Al-Umari (abad ke-5 H.), kitab Asyajaratul Mubarakah karya Imam Al-Fakhrurazi (abad ke-6 H.), kitab Al-Fakhri karya Imam Al-Marwarzi (abad ke-7 H.), kitab Al-Ashili karya Al-Thoqtoqi (abad ke-8 H.), Assabatul Muson karya Imam Ibnul A’raj (abad ke-8 H), kitab Umdatuttalib Al-Kubra karya Imam Ibnu Inabah (abad ke-9 H.). Semua kitab-kitab nasab mu’tamad itu menyebut nama Ahmad Al-Abah dan anak-anaknya: Muhammad, Ali, dan Husain, tetapi tidak menyebutkan bahwa Ahmad Al-Abah mempunyai anak Bernama Ubed atau Abdullah. Lalu Ubed ini anak siapa? Wallahu a’lam.

Minhajunnassabin juga mengungkap kesunyian historis semua leluhur Ba’alwi dari abad empat sampai delapan Hijriyah. Nama-nama dari mulai Ubed yang ada di abad ke-4 sampai Maula Dawilah yang ada di abad ke-8 H historiografinya nihil. Tidak ada satupun kitab sejarah yang berjumlah ratusan kitab berhasil mengidentifikasi nama-nama mereka. Faqih Muqodam yang sejarahnya sekarang ditulis glorifikatif sama sekali namanya tidak pernah muncul sebelum abad ke-9, baik sebagai ulama maupun sebagai orang yang pernah hidup di atas dunia.

Kitab mainhajunnassabin juga mengungkap bahwa Ahmad Al-Abah tidak pernah hijrah ke Yaman dan makamnya tidak ada di sana. Karena sungguh aneh, bagaimana orang yang tidak pernah pergi ke Yaman makamnya bisa berada di Yaman. Baalwi tidak mampu membawa satu kitab yang ditulis pada abad ke delapan dan sebelumnya yang menyatakan adanya migrasi seorang yang Bernama Ahmad Al-Abah dari Bashrah ke Yaman. Lebih dari itu, mereka juga tidak mampu membawa bukti bahwa Ahmad Al-Abah pernah berada di Bashrah. Bagaimana orang yang tidak pernah teridentifikasi berada di Bashrah bisa bemigrasi dari Bashrah menuju Yaman. Dalam kitab Minhajunnassabin itu saya dapat membuktikan dengan referensi yang valid bahwa Ahmad al-Abah Berada di Madinah al-Munawarah sekitar tahun 234 H pada sekitar umur 20 tahun. Jika Ahmad Al-Abah sudah berumur 20 tahun pada tahun tersebut maka kontruksi sejarah keluarga Ba’alwi yang menyebut ia wafat tahun 345 H adalah ‘gaeru ma’qul’ (tidak masuk akal), karena berarti ia wafat pada usia 131 tahun. Ini membuktikan bahwa historiografi yang ditulis Ba’alwi bahwa tahun lahir Ahmad al-Abah adalah tahun 260 H. tidak berbasis sumber dan data apapun selain dugaan semata. Kerancuan tahun lahir Ahmad bin Isa kemudian berkonsekwensi terhadap kerancuan tahun-tahun lahir dan wafat nama leluhur Ba’alwi lainnya.

Kitab Minhajunnassabin juga mengungkap bahwa kitab-kitab nasab dan sejarah abad ke-5 sampai ke-8 hijriah, tidak pernah mencatat Ahmad al-Abah mempunyai gelar Al-Muhajir. Gelar itu disematkan Baalwi setelah abad ke-9 kepada Ahmad al-Abah sebagai justifikasi dari sebuah klaim terjadinya hijrah yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Sudah 37 bulan berjalan polemic nasab, kaum Ba’alwi tidak dapat mendatangkan satu kitab sebelum abad ke-9 H pun yang menyebutkan bahwa Ahmad bin Isa Al-Abah bergelar Al-Muhajir. Sebagaimana mereka juga tidak dapat membawa satu kitab nasab sebelum abad ke-9 yang menyebutkan bahwa Ahmad al-Abah mempunyai anak Bernama Ubed.

Dalam kitab Minhajunnassabin ini pula saya buktikan bahwa keluarga Ba’alwi sekarang ini sebenarnya bukanlah Ba’alwi yang sebenarnya. Maksudnya adalah bahwa nama Ba’alwi awalnya milik nama sebuah keluarga ulama di Yaman yang sejarahnya dimuat dalam sebuah kitab sejarah Yaman Bernama kitab Al-Suluk karya Al-Janadi (w.732 H). Dalam kitab itu ditulis nama dan urutan silsilah salah seorang keluarga Ba’alwi yang Bernama Abul Hasan Ali. Silsilah Abul Hasan Ali ini diurut oleh Al-Janadi sebagai berikut Abul Hasan Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Jadid bin Ali bin Muhammad bin Jadid. Lalu Ali al-Sakran di abad ke-9 mengklaim bahwa keluarganya yang tinggal di Tarim adalah bagian dari Ba’alwi yang dimaksud dalam kitab sejarah tersebut. Hal itu dilakukan dengan klaim bahwa Jadid mempunyai adik Bernama Alwi dan Alwi itulah leluhur Ali al-Sakran.

Klaim Ali al-Sakran itu mengada-ada karena keluarga Ba’alwi yang disebut dalam kitab Al-Suluk itu sama sekali tidak disebut sebagai rumpun keluarga yang tinggal di Tarim, sebagaimana juga Al-Janadi tidak menyebut Jadid mempunyai adik bernama Alwi. Sampai hari ini keturunan Ali al-Sakran tidak dapat membawa kitab sebelum abad Sembilan yang menyatakan bahwa Keluarga Ba’alwi yang ada di dalam kitab Al-Suluk itu berasal dari Tarim dan bahwa Jadid mempunyai adik bernama Alwi. Keluarga Ba’alwi yang asli itu bukan berasal dari Tarim tetapi berasal dari suatu kampung di Hadramaut lalu mereka menetap berpindah-pindah dari Taiz, Adn dan beberapa daerah lainnya di Yaman. Al-Janadi sebagai sejarawan pertama yang menulis nama keluarga Baalwi tidak pernah mengaitkan keluarga Ba’alwi dengan kampung Tarim.

Selain tentang nasab, kitab Minhajunnassabin pula memuat bantahan saya tentang klaim-klaim Ba’alwi terhadap kesejarahan Nusantara. Di antaranya tentang klaim mereka bahwa masuknya agama Islam di Indonesia karena jasa mereka dan bahwa para Walisongo dan para sultan di Nusantara adalah keluarga mereka. Klaim-klaim itu tidak berdasar bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabakan secara ilmiyah bahkan mengandung penyesatan sejarah bangsa besar seperti Indonesia.

Selain itu, dalam kitab itupula saya muat beberapa bukti terjadinya skandal ilmiyah tentang pemalsuan manuskrip-manuskrip yang diasosiasikan sebagai karya ulama masa lalu padahal ditulis oleh ulama masa kini. Saya juga menduga, adanya pola yang sama terhadap beberapa naskah Nusantara yang menyebut nama Ubaidillah. Beberapa naskah seperti naskah Negara Kertabmui yang dalam naskah dicatat sebagai karya yang ditulis abad 17 M telah dinyatakan palsu oleh peneliti dari Universitas Indonesia. Setelah manuskrip itu diteliti jenis kertas yang dipakai adalah jenis kertas manila yang diproduksi tahun 1960-an.

Upaya pemalsuan naskah Nusantara itu, dilihat dari kemiripan polanya dengan yang terjadi di Hadramaut, tidak terlepas dari peran Ba’alwi pada masa kolonial dan awal kemerdekaan. Saya menduga naskah-naskah Nusantara yang memuat nama Ubaidillah itu dipabrikasi pada awal kemerdekaan terkait dengan upaya penguatan kitab Ba’alwi yang ditulis sebelumnya dan untuk justifikasi diterimanya mereka sebagai warga Negara Indonesia.

Dalam kitab Minhajunnassabin pula, saya berikan contoh-contoh tindak pidana yang dilakukan kaum Ba’alwi berdasar berita-berita valid dari berbagai macam media yang terpercaya dan dapat ditelusuri sumbernya. Hal tersebut dilakukan untuk menambah kuatnya hujjah keterputusan nasab mereka dilihat dari perspektif pendapat-pendapat ulama yang menyatakan adanya keistimewaan garis keturunan Nabi Muhammad SAW yaitu terhindarnya mereka dari beberapa jenis perbuatan dosa seperti berzina, sodomi, dan murtad.

Terakhir, dalam kitab Minhajunnassabin itu saya lengkapi dengan proposisi batalnya nasab Ba’alwi ditinjau dari metode-metode itsbat nasab yang dimiliki para ahli nasab dan ahli fikih, bahwa nasab Ba’alwi terbukti batal dengan seluruh metode tersebut. Tidak lupa saya juga lengkapi kitab Minhajunnassabin dengan pendapat seorang pakar nasab Khalil bin Ibrahim tentang tes DNA yang mengutip pendapat pakar DNA DR. Abdullah bahwa haplogroup bangsa Arab adalah J1. Dari sana, hasil-hasil tes DNA kaum Ba’alwi yang berhaplogroup G bukan hanya membuktikan bahwa mereka bukan keturunan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga membuktikan bahwa mereka bukan orang Arab.

Kang Mas Rifky Zulakarnain, seorang pengusaha muda yang sukses dan pemilik chanel Rifky Zulkarnaen JB, membuat program wakaf 2000 kitab Minhajunnassabin untuk diberikan kepada para kiai-kiai dan tokoh di Nusantara. Program wakaf itu mengajak keterlibatan dan partisipasi para subscriber dan penonton Chanel Youtube-nya. Program itu disambut baik netizen dan hanya dalam waktu 4 minggu telah berhasil mengirim 1214 kitab Minhajunnassabin ke kiai dan tokoh di Papua, maluku, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Kitab itu bukan hanya dikirim kepada para kiai dan tokoh Nusantara tetapi juga sengaja dikirim kepada para pendukung Ba’alwi dengan harapan mereka akan dapat membaca kronologi batalnya nasab Ba’alwi secara ilmiyah bukan hanya berbasis husnuzon seperti yang selama ini mereka lakukan. Selain itu, jika mereka menganggap dalil-dalil kitab itu tidak kuat, mereka dapat membuat sanggahan secara ilmiyah pula. Jika mampu.

Penulis: Imaduddin Utsman Al-Bantani


LINK DOWNLOAD: Kitab Minhajunassabin

Tags: Bantahan NasabIlmu NasabKajian Ulama NusantaraKeturunan Nabi Muhammad SAWKritik GenealogiSejarah Ba‘Alawī
Sebelumnya

Sintesis Penciptaan Manusia: Titik Temu Sains dan Agama Islam

Berikutnya

Kitab Minhajunnassabin, NU dan Santri Bermasyrab Quburiyah

Berikutnya
“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

Kitab Minhajunnassabin, NU dan Santri Bermasyrab Quburiyah

  • Tentang
  • Iklan
  • Privacy & Policy
  • Kontak
Advertisement: 0811-2011-002

Copyright© 2025 .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Islam
  • Kebangsaan
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
  • Peradaban
    • Arsitektur
    • Budaya
    • Kearifan
    • Sejarah
  • Opini
  • Tekno
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile
    • Startup
  • Internasional
  • Daerah
  • Hukum

Copyright© 2025 .